Lampung Bangun Pusat Riset Singkong, Bidik Peningkatan Produktivitas Petani

Jul 24, 2026 - 12:00
Updated: 3 hours ago
0 1
Lampung Bangun Pusat Riset Singkong, Bidik Peningkatan Produktivitas Petani

Teraslampung.com, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Universitas Lampung meluncurkan National Cassava Center untuk meningkatkan produktivitas singkong, memperkuat riset, dan mendorong hilirisasi komoditas tersebut. Pusat pengembangan singkong nasional itu diluncurkan pada Jumat, 24 Juli 2026.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan pembentukan pusat tersebut bertujuan mengintegrasikan riset, teknologi, industri, dan petani dalam satu ekosistem. Menurut dia, perbaikan harga singkong perlu diikuti peningkatan produktivitas agar petani lebih sejahtera.

Sekitar 70 persen produksi singkong nasional berasal dari Lampung. Namun, hampir 500 ribu petani di provinsi ini selama bertahun-tahun menghadapi gejolak harga. Rahmat mengatakan harga singkong sempat jatuh ke kisaran Rp 600–700 per kilogram sebelum naik menjadi sekitar Rp 2.200 per kilogram setelah pemerintah memfasilitasi dialog antara petani, industri, dan pemerintah pusat.

“Perbaikan harga bukan tujuan akhir. Tantangan berikutnya adalah meningkatkan produktivitas agar daya saing singkong Lampung mampu melampaui negara-negara produsen utama dunia,” kata Rahmat.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menilai pusat tersebut berpotensi menjadi penghubung antara penelitian, industri, pemerintah, dan petani. Ia mendorong pengembangannya hingga menjadi pusat riset singkong bertaraf internasional.

Rektor Universitas Lampung, Lusmeilia Afriani, mengatakan National Cassava Center akan dikembangkan di lahan hibah Pemerintah Provinsi Lampung seluas 150 hektare. Pusat itu memiliki tujuh fokus, antara lain riset dan inovasi, pengembangan benih unggul, pertanian cerdas, hilirisasi, pemberdayaan petani, edukasi, dan transfer teknologi.

Universitas Lampung juga telah memulai pengembangan lima varietas unggul singkong, penyusunan praktik budidaya yang baik, serta pembangunan lahan percontohan.

Pemerintah berharap pusat tersebut tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga memperluas pengolahan singkong menjadi produk bernilai tambah sehingga manfaat ekonomi lebih besar dirasakan petani dan masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User