Jadi Pendidikan Demokrasi, KPU Way Kanan Rintis Pemilihan OSIS Secara Serentak
Pemilos di SMPN 4 Baradatu, Way Kanan, Sabtu (29/8). WAY KANAN, Teraslampung.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Way Kanan melakukan kerjasama dengan SMPN4 Baradatu merintis percontohan pendidikan demokrasi dengan menggel...
| Pemilos di SMPN 4 Baradatu, Way Kanan, Sabtu (29/8). |
WAY KANAN, Teraslampung.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Way Kanan melakukan kerjasama dengan SMPN4 Baradatu merintis percontohan pendidikan demokrasi dengan menggelar pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) atau Pemilos di SMPN 4 Baradatu, Way Kanan,Sabtu (29/8).
“Pemilihan ketua dan pengurus OSIS sangat positif dan perlu ditingkatkan kualitasnya, Ini merupakan salah satu cara untuk pembelajaran demokrasi sejak dini bagi siswa. Ke depan KPU Way Kanan akan berkordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan untuk menggelar pemilos secara serentak di SLTP dan SLTA sederajat,” kata komisioner KPU Way Kanan Erwan Bustami.
Menurut Erwan, pemilihan pengurus OSIS tidak hanya menyiapkan sebagai pemilih yang cerdas, namun para siswa ini juga dapat menjadi penyelenggara Pemilu yang berkualitas di masa yang akan datang.
”Secara umum, Pemilos di SMPN4 Baradatu terselenggara dengan lancar dan penyelenggaraannya tanpa meliburkan siswanya,” katanya.
Mantan Presiden Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung itu menambahkan bahwa untuk teknis penyelenggaraan Pemilos diserahkan ke pihak sekolah dan panitia. Hanya saja, prinsipnya harus disamakan. Di antaranya, semua warga sekolah memiliki hak suara, dipilih secara langsung, dan calon ketua harus melalui proses seleksi.
| Pemilos SMPN 4 Baradatu: belajar demokrasi sejak dini. |
Sementara itu Kepala SMPN 4 Baradatu Silas Sukirno,S. Pd didampingi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Aan Primadona Roza, S. Pd mengatakan bahwa pemilihan umum ketua OSIS ini merupakan pembelajaran demokrasi untuk semua siswa. Dengan demikian, sejak dini siswa belajar untuk menghargai pendapat dan pilihan orang lain.dia juga mengaku bangga karena semua panitia dijalankan oleh siswa.
Sebelum pemilu, empat pasang calonn ini sudah melalui uji kelayakan dan kepatutan yang dilaksanakan panitia dan dewan guru. Mereka sudah menyampaikan visi-misinya jika terpilih menjadi ketua dan wakil ketua OSIS. Tahapan seleksi calon ketua juga dilakukan dengan ketat. Calon ketua OSIS harus melalui seleksi administrasi, tes tertulis, portofolio dan wawancara.





