Perampokan di SPBU Kotabumi, Dua Pelaku Sempat Mengisi Bensin

Feaby/Teraslampung.com Dua perampok SPBU di Jl, Alamsyah Ratu Prawiranegara Kotabumi sempat mengisi bensin lebih dulu sebelum melakukan aksinya, Jumat lalu (17/4). Kotabumi--Polres Lampung Utara (Lampura) terus menyelidiki aksi perampokan di...

Perampokan di SPBU Kotabumi, Dua Pelaku Sempat Mengisi Bensin

Feaby/Teraslampung.com

Dua perampok SPBU di Jl, Alamsyah Ratu Prawiranegara Kotabumi sempat mengisi bensin lebih dulu sebelum melakukan aksinya, Jumat lalu (17/4).

Kotabumi--Polres Lampung Utara (Lampura) terus menyelidiki aksi perampokan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.345.92 yang berlokasi di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara (ARPN) Kotabumi pada Jumat (17/4) lalu.

Menurut Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP. Bunyamin, sejauh ini, pihaknya telah memanggil sejumlah pegawai SPBU untuk dimintai keterangan dalam penyelidikan kasus ini. Ia juga mengaku bahwa telah memeriksa rekaman kejadian yang terekam oleh Closed-Circuit Television (CCTV) di SPBU tersebut.

“Dari keterangan pegawai SPBU yang mengetahui kejadian, para pelaku itu dua orang dan sempat mengisi bensin,” kata Bunyamin, Minggu (19/4).

Berdasarkan kesimpulan sementara hasil gabungan dari keterangan para pegawai SPBU, rekaman CCTV, dan olah tempat kejadian perkara (TKP), ia berkeyakinan bahwa para pelaku tergolong penjahat kawakan alias mahir. (Baca:  SPBU Kotabumi Dirampok, Rp 120 Juta Amblas).

“Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Kita tunggu saja dalam waktu dekat akan terungkap,” tegasnya.

Sebelumnya, Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di jalan Alamsyah Ratu Prawira, Kotabumi, Lampung Utara digasak para perampok, Jum’at (17/4) sekitar pukul 12:34 WIB. Akibatnya, uang senilai Rp.120 juta amblas digasak mereka dari SPBU.

Aksi kawanan perampok yang memanfaatkan situasi SPBU yang sedang sepi lantaran sejumlah karyawan sedang menjalankan ibadah shalat Jumat memang tergolong nekad. Sebab, lokasi SPBU hanya berjarak sekitar 500 meter dari markas Polres Lampura dan bahkan SPBU itu hanya berjarak satu unit rumah dari markas Kodim 0412 Lampura.

Salah seorang pegawai SPBU, Listiawati (23) menceritakan saat sebelum kejadian nahas tersebut, dirinya sedang berbincang – bincang dengan rekannya, Septiana (27‎). Sebab, waktu itu sedang memasuki waktu istirahat. Keduanya berbincang – bincang di pompa nomor 5 yang letaknya di belakang SPBU. Mendadak muncul sepeda motor Honda Beat berwarna putih yang berhenti di sekitar lokasi tempat penyimpanan uang yang berada di dekat pompa tersebut.

“Pas kejadian, ‎kami berdua lagi duduk santai di pom. (Lalu kami) dengar suara laci dibuka (orang),” katanya.