Pemkot Bandarlampung Larang Takbir Keliling, Ini Alasannya
TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG — Pemkot Bandarlampung melarang takbiran keliling atau konvoi kendaraan sambil takbiran mengelilingi kota. Pemkot Bandarlampng juga mengimbau masyarakat agar dalam pelaksanaan salat Idul Fitri di masjid dan musho...
TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG — Pemkot Bandarlampung melarang takbiran keliling atau konvoi kendaraan sambil takbiran mengelilingi kota. Pemkot Bandarlampng juga mengimbau masyarakat agar dalam pelaksanaan salat Idul Fitri di masjid dan mushola di isi 50 persen dari kapasitas.
“Karena Kota Bandarlampung dua hari kemarin masuk level 2. Hal ini harus kami sampaikan lagi kepada masyarakat supaya memahami dan harus tetap memakai protokol kesehatan,” jelas Walikota Eva Dwiana bersama Kapolresta Kombes Pol Ino Hariyanto dan Dandim 043 Kolonel Inf Faisol Izuddin kepada awak media di Ruang Rapat Walikota Bandarlampung, Sabtu, 30 April 2022.
Soal malam takbiran, Eva mengatakan Pemkot Bandarlampung mempersilakan masyarakat mengumandangkan takbir di masjid dan mushola.
“Tetapi tidak takbir keliling atau konvoi dengan kendaraan,” katanya.
Eva Dwiana juga mengingatkan pelaksanaan salat Ied di masjid dan mushola agar pelaksanaanya 50 persen dari jumlah yang ditampung dan harus menggunakan protokol kesehatan yang ketat.
“Yang kedua soal pelaksanaan salat Ied di masjid dan musala supaya melaksanakan peraturan 50 persen dengan prokes ketat. Ini penting, karena pada saat Idul Fitri tentunya banyak sekali orang yang datang dari luar kota,” kata dia.
Walikota Eva Dwiana mengatakan, untuk mengamankan Kota Bandarlampung dari penyebaran Covid-19, para pemudik dapat mengikuti vaksinasi booster di tempat-tempat yang disediakan.
“Khusus untuk pendatang dari luar kota yang belum melaksanakan vaksin booster kami siapkan di lima posko kedatangan dan juga akan kami siapkan beberapa Puskesmas. Ini semua agar masyarakat Kota Bandarlampung dan pendatang semuanya sehat dan melaksanakan Idul Fitri dengan khidmat,” katanya.
Di tempat yang sama Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Ino Hariyanto menjelaskan kegiatannya, salah satunya adalah pengawalan bagi pengendara roda dua yang akan masuk Kota Bandarlampung atau ke kabupaten lainnya. Pihaknya menyiapkan satu pos di perbatasan Kota Bandarlampung dengan Lampung Selatan.
“Kami lakukan ini untuk menjamin keamanan untuk memastikan masyarakat yang mudik selamat sampai tujuan tidak terganggu apapun baik itu begal dan kriminalitas lainnya,” jelasnya.
Selain itu, dia juga menambahkan Polri bekerjasama dengan TNI dan Pemkot Bandarlampung menyiapkan lahan-lahan untuk tempat penitipan kendaraan bagi pemudik yang tidak membawa kendaraannya.
“Pemkot, Polri dan Kodim menyiapkan lokasi-lokasi kepada masyarakat yang mudik apabila nanti kendaraan-kendaraan miliknya untuk dititipkan. Pada saat mudik merasa kendaraannya ditinggal di rumah tidak aman, kita siapkan, ada di lokasi Polres, Kodim juga di kantor walikota,” pungkasnya.
Dandy Ibrahim



