Bantu Samsat Lampung, Bapenda Bandarlampung Siapkan Mobil Samsat Keliling
Teraslampung.com, Bandarlampung — Pemerintah Kota Bandarlampung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mulai merealisasikan komitmennya membantu sarana dan prasarana gerai Samsat. Salah satu rencana yang disiapkan adalah pengadaan kendaraan operasional untuk layanan Samsat keliling yang akan diserahkan kepada Samsat Lampung.
Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Bandarlampung, Yusnadi, mengatakan pihaknya telah memberikan sejumlah bantuan awal, meski belum sepenuhnya sesuai kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi Lampung.
“Kami sudah menyerahkan komputer, printer, juga kursi ke gerai Samsat. Memang belum satu persen dari kesepakatan itu,” kata Yusnadi, Senin, 13 April 2026.
Ia menambahkan, pemenuhan komitmen tersebut akan dilanjutkan melalui pengajuan anggaran dalam APBD Perubahan. Bapenda, kata dia, berencana memperluas dukungan terhadap operasional gerai Samsat di Kota Bandarlampung.
“Insyaallah di APBD Perubahan kami akan mengajukan anggaran untuk gerai-gerai Samsat tersebut,” ujarnya.
Selain penguatan sarana, Bapenda juga berupaya meningkatkan pendapatan layanan Samsat di Mal Pelayanan Publik (MPP) melalui sosialisasi kepada masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN). Upaya ini dilakukan untuk mendorong pembayaran pajak kendaraan bermotor di gerai Samsat yang tersedia di MPP.
“Kami akan tingkatkan sosialisasi agar masyarakat membayar pajak kendaraannya di MPP. Sosialisasi juga akan kami sampaikan kepada ASN,” kata Yusnadi.
Bapenda juga berencana menambah fasilitas penunjang berupa petunjuk arah parkir guna memudahkan wajib pajak mengakses layanan di lokasi tersebut.
Yusnadi mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan pengadaan kendaraan Samsat keliling. Kendaraan ini akan digunakan untuk menggantikan armada lama atau menambah unit layanan yang sudah ada.
“Kami rencananya akan menganggarkan mobil Samsat keliling untuk diserahkan ke Samsat Lampung,” ujarnya.
Sebelumnya, sumber di lingkungan Samsat Lampung menyebutkan pemerintah kabupaten/kota memiliki kewajiban mendukung sarana dan prasarana gerai Samsat seiring penerapan skema opsen pajak kendaraan bermotor. Dalam skema tersebut, porsi pajak kendaraan untuk daerah langsung ditransfer ke kas pemerintah daerah.
Namun, sumber itu menilai kontribusi Pemerintah Kota Bandarlampung masih minim, meski pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan disebut meningkat signifikan sejak kebijakan itu berlaku.
“Sejak diberlakukannya opsen pajak, PAD Bandarlampung dari sektor pajak kendaraan naik hingga 300 persen,” ujarnya.
Dandy Ibrahim

