Dampak Erupsi Anak Krakatau, Bandarlampung Perpanjang Belajar Daring hingga 10 September 2026
Teraslampung.com, Bandarlampung — Pemerintah Kota Bandarlampung memperpanjang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh bagi siswa sekolah dasar dan menengah hingga 10 September 2026. Kebijakan itu diambil menyusul dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang abu vulkaniknya menyebar ke wilayah kota.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar yang semula dijadwalkan kembali berlangsung secara tatap muka pada Rabu, 9 September 2026, ditunda satu hari.
Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kota Bandarlampung M. Ramdhan mengatakan keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi antara Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
“Saya mendapat instruksi dari wali kota terkait dengan konferensi yang dilakukan antara Pemkot dan Pemprov serta surat edaran yang dikeluarkan Pemprov Lampung terkait dengan pembelajaran jarak jauh,” kata Ramdhan melalui pesan WhatsApp pada Selasa malam, 8 September 2026.
Menurut Ramdhan, Eva Dwiana menginstruksikan Disdikbud mengikuti kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperpanjang pembelajaran jarak jauh.
“Bunda menginstruksikan kita (Disdikbud) untuk melakukan pembelajaran jarak jauh seperti halnya yang dilakukan Pemprov. Mulai tanggal 9 September sampai dengan lusa,” ujar dia.
Ramdhan mengatakan informasi mengenai perpanjangan pembelajaran daring tersebut telah disampaikan kepada seluruh kepala sekolah melalui pesan WhatsApp.
Pemerintah Kota Bandarlampung masih memantau perkembangan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Pembelajaran tatap muka akan kembali dilakukan setelah kondisi dinilai memungkinkan.
“Kita juga menunggu perkembangan berikutnya. Semoga dampak erupsi hilang dan anak-anak dapat belajar seperti semula,” kata Ramdhan.
Dandy Ibrahim
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)