Pemkot Bandarlampung Catat 13 Insiden dan Kerentanan Siber pada Semester I 2026

Oct 06, 2026 - 12:00
Updated: 1 day ago
0 12
Pemkot Bandarlampung Catat 13 Insiden dan Kerentanan Siber pada Semester I 2026

Teraslampung.com, Bandarlampung  — Pemerintah Kota Bandarlampung menggelar sosialisasi penguatan kesadaran dan kesiapan tanggap insiden siber di lingkungan pemerintah daerah pada Selasa, 6 Oktober 2026. Dalam kegiatan itu terungkap terdapat 13 laporan insiden dan kerentanan siber pada aset digital Pemkot Bandarlampung sepanjang semester pertama 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Inspektorat Pemerintah Kota Bandarlampung dan dibuka Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Wilson Faisol. Dia didampingi Pelaksana Harian Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bandarlampung Rizky Agung Ariesantho.

Rizky mengatakan transformasi digital telah menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Namun, peningkatan penggunaan teknologi juga diikuti risiko terhadap keamanan informasi.

Berdasarkan rekapitulasi insiden siber semester pertama 2026, 13 laporan tersebut mencakup insiden dan kerentanan pada sejumlah aset digital Pemerintah Kota Bandarlampung.

Jenis temuan yang dominan berupa information disclosure dan data exposure dengan proporsi 38 persen. Selain itu, terdapat security misconfiguration sebesar 15 persen. Temuan lain meliputi vulnerable software, sensitive data exposure, hingga SEO spam berupa penyisipan tautan judi online.

Sosialisasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman perangkat daerah mengenai ancaman siber sekaligus memperkuat mekanisme penanganan insiden di lingkungan Pemerintah Kota Bandarlampung.

Bandarlampung-CSIRT atau TTIS berperan sebagai pusat koordinasi pelaporan, verifikasi, penanganan, pemulihan, dan pemberian rekomendasi terkait insiden siber. Pemerintah kota juga menyosialisasikan prosedur operasional standar atau SOP penanganan aduan insiden siber.

Selain aspek teknis, kegiatan itu diarahkan untuk meningkatkan literasi digital dan membangun budaya keamanan informasi di lingkungan pemerintah daerah.

Narasumber dari Relawan TIK, Fathurahman Kurniawan Ihsan, turut memberikan materi mengenai literasi digital dalam kegiatan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User