Melawan Saat Ditangkap, Mahasiswa Didor Polisi Usai Membegal

Zainal Asikin/teraslampung.com Tersangka Ramli (kanan) dan Sariyono dua tersangka begal yang dilumpuhkan dengan timah panas tim Tekab 308 Polresta Bandarlampung, minggu (17/1/2016). BANDARLAMPUNG – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Po...

Melawan Saat Ditangkap, Mahasiswa Didor Polisi Usai Membegal

Zainal Asikin/teraslampung.com

Tersangka Ramli (kanan) dan Sariyono dua tersangka begal yang dilumpuhkan dengan timah panas tim Tekab 308 Polresta Bandarlampung, minggu (17/1/2016).

BANDARLAMPUNG – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, melumpuhkan dua tersangka begal denga menembak kaki dengan timah panas di sebuah  rumah di Jalan Teuku Cik Ditiro, Kemiling, Bandarlampung, pada Sabtu (16/1/2016) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.

Ramli Ardila (23) mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Bandarlampung warga Kelurahan Beringin Raya, kemiling dan Sariyono (26) warga Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran ditembak kakinya karena melawan petugas  saat akan ditangkap.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, tersangka Ramli yang masih berstatus mahasiswa dan temannya Sariyono ditangkap usai melakukan pembegalan sepeda motor milik korban Hermawan di Jalan Bumimanti, Kedaton, Bandarlampung, pada Kamis (14/1/2016) malam lalu.


BACA: Mapas! Bermodal Senjata Api, Mahasiswa Ini 8 Kali Membegal

“Saat diminta untuk menunjukkan tempat persebunyian kedua rekannya, Ramli dan Sariyono berusaha kabur dan melakukan perlawanan aktif. Petugas terpaksa melumpuhkan kedua tersangka dengan tembakan di kakinya,”kata Dery kepada wartawan, Minggu (17/1/2016).

Menurut Dery, selain kedua tersangka Ramli dan Sariyono, masih ada dua tersangka lain yang saat ini masih buron (DPO). Kedua tersangka DPO itu, masih dalam pengejaran petugas di lapangan dan salah satunya adalah yang memegang senjata api.

“Dari penangkapan kedua tersangka, petugas menyita barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna putih milik korban,”ujarnya.