Mahasiswa Pakai Kaos Bergambar Palu Arit Diamankan Saat Nonton Konser Musik

Zainal Asikin/Teraslampung.com Kaos bergambar palu arit ynag disita Korem Garuda Hitam BANDARLAMPUNG – Salah seorang mahasiswa di salah satu universitas di Lampung, Urdya Sejiwangga diamankan anggota intel Korem 043 Garuda Hitam (Gatam...

Mahasiswa Pakai Kaos Bergambar Palu Arit Diamankan Saat Nonton Konser Musik

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Kaos bergambar palu arit ynag disita Korem Garuda Hitam

BANDARLAMPUNG – Salah seorang mahasiswa di salah satu universitas di Lampung, Urdya Sejiwangga diamankan anggota intel Korem 043 Garuda Hitam (Gatam), pada Minggu (8/5/2016) lalu. Mahasiswa tersebut diamankan, karena mengenakan kaos bergambar palu arit saat menonton konser musik di Lapangan Saburai, Enggal, Bandarlampung

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 043 Garuda Hitam, Mayor Inf CH Prabowo mengatakan, Urdya Sejiwangga yang merupakan salah seorang mahasiswa di salah satu Universitas di Lampung ini, diamankan anggota intel Korem 043 Gatam karena mengenakan kaos bergambar palu arit pada saat acara konser musik di Lapangan Saburai, Enggal.

Dari keterangan Urdya, kata Prabowo, bahwa kaos bergambar palu arit itu, didapatkan Urdya dari salah seorang temannya sesama mahasiswa bernama Ridho.

“Inikan aneh, seorang mahasiswa yang sudah semester 10 kok nggak tahu bahwa PKI dilarang. Memakaai kaos yang  bergambar palu arit itu kan sudah jelas-jelas dilarang di negara kita ini,”kata Prabowo, Senin (9/5/2016).

Dikatakannya, untuk temannya bernama Ridho, sudah dimintai keterangan terkait darimana asal kaos tersebut didapatkannya. Dari keterangan Ridho, bahwa kaos bergambar palu arit itu di dapatkan Ridho dari  pamannya yang berada di luar negeri.

“Kaos bergambar palu arit, pemberian dari pamannya Ridho yang bekerja sebagai protokoler di kedutaan besar Indonesia di Rusia,”terangnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, kata Prabowo, pihaknya menyerahkan kedua mahasiswa tersebut ke Mapolresta Bandarlampung. Namun, pihaknya tetap membantu untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Keduanya sudah diserahkan ke Polresta Bandarlampung, selain itu juga kami melakukan penyelidikan untuk mengetahui latar belakang siapa keluarganya,”ungkapnya.