Kepala Lapas Rajabasa Klaim Sudah Jaga Lapas dengan Ketat
Zainal Asikin/Teraslampung.com Petugas Polres Bandarlampung mengamankan 10 napi Lapas Rajabasa, Sabtu dini hari (19/3/2016), pascakerusuhan di Lapas Rajabasa, Bandarlampung, yang menewaskan seorang napi asal Kabupaten Way Kanan.Jumat malam (18...
Zainal Asikin/Teraslampung.com
BANDARLAMPUNG–Meskipun sudah terbukti senjata tajam dan handphone bisa masuk ke lapas, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rajabasa, Petrus Kunto Wiryanto, mengklaim pihaknya sudah melakukan penjagaan Lapas dengan ketat.
“Para petugas Lapas Rajabasa sudah maskismal melakukan pengawasan selama 24 jam. Namun, petugas juga memiliki keterbatasan dalam melakukan pengawasan,” kata Kunto, Sabtu (19/3).
Ketika disinggung mengenai lemahnya pengawasan petugas Lapas Rajabasa, yang semestinya alat komunikasi seperti handphone bisa sampai lolos masuk dari pemeriksaan, sehingga para napi bisa memilikinya, Kunto membantah.
Kunto mengaku pengawasan secara ketat sudah dilakukan, baik di dalam Lapas maupun pengawasan terhadap pengunjung yang akan menemui keluarganya berada di dalam Lapas.
“Pengawasan di Lapas sudah ketat, tapi para napi ini justru lebih pintar dan licik mengelabuhi petugas menyelundupkan barang yang dilarang itu. Kalau memang ada petugas yang melakukan kesalahan, sampai meloloskan barang-barang itu, silahkan laporkan dan kami akan berikan sangsinya,”katanya.
Lapas Rajabasa kembali menjadi sorotan publik menyusul terjadinya kerusuhan yang menyebabkan seorang napi bernama Sirajudin (25) tewas dengan lima luka tusukanJumat (18/3/2016) sekitar pukul 18.30 WIB.
Korban pembunuhan, Sirajudin (25) adalah napi kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) terpidana 5 tahun penjara dengan nomor putusan:188GPID.B/2011/PN.BU.
Dari kejadian pembunuhan itu, polisi telah mengamankan 10 napi Lapas Rajabasa diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut. Saat ini para napi itu, masih dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Bandarlampung.
Para napi yang telah diamankan tersebut adalah, Ari Saputra, Asep Kurniawan, Wandi Adi Saputra, Riski Ardiyanto, Jumari, Kusnadi, Rahman, Anwar, Rojali, dan Saifullah.
Ikuti Update Berita: Rusuh Lapas Rajabasa

