Gubernur: Setelah Infrastruktur Beres, Pembangunan akan Fokus pada Sektor Pendidikan

Gubernur Ridho Ficardo pada acara HUT PGRI di Tulangbawang, Jumat (18/12). Foto: Gede Seiyana TULANGBAWANG, Teraslampung.com — Gubernur Lampung Ridho Ficardo menargetkan, setelah permasalahan infrastruktur di Lampung mulai membaik, Pem...

Gubernur: Setelah Infrastruktur Beres, Pembangunan akan Fokus pada Sektor Pendidikan
Gubernur Ridho Ficardo pada acara HUT PGRI di Tulangbawang, Jumat (18/12). Foto: Gede Seiyana

TULANGBAWANG, Teraslampung.com — Gubernur Lampung Ridho Ficardo menargetkan, setelah permasalahan infrastruktur di Lampung mulai membaik, Pemprov Lampung akan fokus pada program pendidikan. Anggaran Pemprov akan diupayakan memenuhi kebutuhan sektor pendidikan sehingga program pendidikan di Lampung berjalan lebih beik.

“Setelah infrastruktur, ke depan adalah pendidikan. Ini agar Pendidikan adalah fondasi. Setelah pembangunan berlangsung pesat, SDM yang berasal anak-anak Lampung bisa berdaya saing. Ketika suatu daerah maju, semua orang pintar datang, semua orang kaya datang. Bapak ibu menjadi penentu apakah pembangunan yang dilakukan pemerintah akan dinikmati oleh anak-anak kita nanti atau mereka hanya menjadi pesuruh-pesuruh saja,” kata Ridho ketika memberikan sambutan pada HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional tingkat Provinsi Lampung, yang dipusatkan di Kabupaten Tulang Bawang, berlangsung di Rumah Dinas Bupati Tulang Bawang, Jumat (18/12/2015).

Ridho  mengaku sudah menemui sebagian besar bupati, untuk merumuskan pendidikan Lampung agar bisa gratis.
“Bila tidak meleset pendidikan gratis di Lampung bisa direalisasikan pada tahun 2017,” katanya/

Gubernur mengimbau  para Kadis Pendidikan dan Bappeda seluruh Kabupaten/Kota di Lampung untuk menghitung jumlah pasti sekolahan dimasing-masing daerah, dan disesuaikan apakah mencukupi dengan jumlah anak usia sekolah atau tidak.

Setelah terdata, dan kuantitas sekolahan terpenuhi, maka akan segera dilakukan berbagai program agar Kualitas Pendidikan di Lampung meningkat. Salah satunya dimulai dengan mensejahterakan para Guru.

“Jika urusan perut saja tidak selesai, bagaimana guru bisa mengajar dengan baik, jangan berharap guru bisa mengajar dengan baik jika kebutuhan pokok masih belum bisa terpenuhi,”katanya.
 Cetus Ridho.

Ia juga mengimbau agar guru menjaga sikap dan perilaku sehingga guru bisa menjadi contoh dan teladan yang baik.

Di hadapan para guru di Lampung itu  Ridho berjanji akan terus meningkatkan insentif untuk guru honorer meski bagi sebagian orang disebut melanggar Undang-Undang.

“Saya ingin bantu guru honorer dan petani, dibilang melanggar Undang-undang karna mereka bukan kelompok berbadan hukum. Kalau bukan Gubernur siapa yang mau menolong?” ujanya.