Eva Dwiana Dikukuhkan Jadi Ketua DPC Aslinmas Bandarlampung
Teraslampung.com, Bandarlampung -- Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Perlindungan Masyarakat (DPC Aslinmas) Bandarlampung dalam Kemah Bhakti Satya Linmas di Bandarlampung. Pengukuhan dilakukan oleh Gubernur Lampung selaku Ketua DPW Aslinmas Lampung, Kamis, 24 September 2024.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diikuti ribuan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari 20 kecamatan di Bandarlampung. Kegiatan itu juga dirangkai dengan pengukuhan DPC Aslinmas se-Lampung dan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Bandarlampung.
Eva mengatakan Bandarlampung mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Ia berharap pengukuhan Aslinmas dapat memperkuat peran organisasi dalam mendukung masyarakat, tidak hanya di Bandarlampung, tetapi juga di seluruh kabupaten dan kota di Lampung.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan kami kesempatan menjadi tuan rumah. Kami berharap semua yang hadir di sini bisa bekerja dengan baik,” kata Eva.
Menurut Eva, kerja sama antardaerah diperlukan agar keberadaan Aslinmas dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Lampung.
Kemah Bhakti Satya Linmas tersebut turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Gubernur Lampung, Danrem, unsur Forkopimda, TNI-Polri, Kejaksaan, Satpol PP, Satlinmas, serta unsur masyarakat.
Raffi mengatakan Satlinmas memiliki peran penting karena berhubungan langsung dengan masyarakat. Peran itu antara lain deteksi dan pencegahan dini, penyuluhan, patroli, pengamanan, penanganan bencana, dan kegiatan sosial.
Ia menyebut jaringan Aslinmas secara nasional telah mencapai lebih dari 1,2 juta anggota. Menurut Raffi, organisasi tersebut diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan anggota.
Dalam kegiatan yang sama, DPC Abpednas Bandarlampung turut dikukuhkan. Raffi mendorong organisasi tersebut menyerap aspirasi masyarakat dan mengawal pembangunan desa, termasuk mengawasi pengelolaan anggaran dari tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban.
Ia juga mengajak pekerja seni, influencer, dan komunitas kreatif ikut menyampaikan edukasi mengenai kesadaran hukum, kesiapsiagaan bencana, dan kegiatan sosial melalui konten digital.
Kemah Bhakti Satya Linmas kemudian resmi dibuka sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, dan masyarakat sipil di Lampung.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)