Dikabarkan Meninggal Akibat Salah Obat di RS Maria Regina, Ini Penyebab Utama Kematian Pasien

Oct 09, 2026 - 14:25
0 87
Dikabarkan Meninggal Akibat Salah Obat di RS Maria Regina, Ini Penyebab Utama Kematian Pasien

Dikabarkan Meninggal Akibat Salah Obat di RS Maria Regina, Ini Penyebab Utama Kematian Pasien

Teraslampung.com, Kotabumi--Penyebab kematian Su (74), pasien Rumah Sakit Maria Regina, Lampung Utara akhirnya terungkap. Kematiannya diakibatkan oleh serangan jantung yang kembali menyerangnya beberapa saat sebelumnya.

Sebelumnya, pasien Su ramai dikabarkan meninggal akibat salah obat saat menjalani perawatan di RS Maria Regina, Senin (28/9/2026). Ia masuk UGD pada pukul 12.40 WIB. Lalu, pada pukul 13.09 WIB, Su dinyatakan meninggal tak lama setelah meminum obat yang diberikan oleh RS.

"Pasien terkena serangan jantung kembali saat dalam proses pengobatan," kata Direktur RS Maria Regina, Andrea Susanti usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Lampung Utara dan pihak terkait lainnya, Jumat (9/10/2026).

Ia juga mengatakan, penanganan terhadap almarhum saat pertama kali tiba di RS telah sesuai prosedur. Pertolongan berupa pemeriksaan langsung telah diberikan saat tiba di RS mereka. Hasilnya, diketahui bahwa almarhum terkena serangan jantung.

"Dan ini juga sudah kami beritahukan kepada anak dan istri almarhum yang mengantar ke RS," terangnya.

Pihaknya juga telah menyarankan untuk segera merujuk ke RS jantung kepada pihak keluarga. Meski begitu, pihaknya telah memberikan obat kepada almarhum sebagai bentuk pertolongan. Dalam proses tersebut, almarhum kembali terkena serangan jantung.

"Saat tiba, kondisi almarhum memang sangat lemah sehingga diangkut dengan kursi roda," kata dia.

Di tempat sama, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Lampung Utara, Dian Mauli membenarkan bahwa pelayanan yang diberikan telah sesuai prosedur. Tidak ada pelanggaran etika dalam persoala. Ini.

"Obat yang diberikan sebagai pertolongan, dosisnya rendah," jelasnya.

Menyikapi hasil RDP mengenai persoalan ini, Ketua DPRD Lampung Utara, M. Yusrizal mengatakan, RDP yang digelar ini bertujuan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian Su. Apakah benar ada pelanggaran prosedur, atau karena ada faktor lainnya. 

Hasilnya, prosedur yang digunakan memang telah sesuai standar. Di samping itu, diketahui juga bahwa antara keluarga pasien dan pihak RS telah melakukan perdamaian. 

"Kami juga mengimbau agar masyarakat dapat lebih mendukung pelayanan RS agar lebih baik di masa mendatang," imbau dia.

Feaby Handana

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User