Di Hadapan Panglima TNI, Babinsa Keluhkan Uang Tunjangan yang Hanya Rp 50 Ribu
Zainal Asikin/Teraslampung.com Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan pengarahann kepada para prajurit TNU di Makorem Garuda Hitam di Bandarlampung, Selasa (26/4). BANDARLAMPUNG – Dalam kunjungannya ke Markas Korem 043 Garuda...
Zainal Asikin/Teraslampung.com
| Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan pengarahann kepada para prajurit TNU di Makorem Garuda Hitam di Bandarlampung, Selasa (26/4). |
BANDARLAMPUNG – Dalam kunjungannya ke Markas Korem 043 Garuda Hitam (Gatam), Panglim TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, selain memberikan pengarahan juga menggelar sesi tanya jawab kepada seluruh para prajurit TNI, Selasa (26/4/2016).
Pada saat diadakan sesi tanya jawab tersebut, ada sekitar empat prajurit TNI yang memberikan pertanyan kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun dari keempat prajurit yang memberikan pertanyaan, ada salah seorang prajurit TNI Serda Umar Kusuma yang bertugas di Koramil Lampung Timur sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa).
Di hadapan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Serda Umar mencurahkan keluhan mengenai kesejahteraan sebagai anggota Babinsa. Dikatakannya, sejak dirinya menjadi anggota Babinsa sampai sekarang, bahwa uang tunjangan yang diberikan untuk Babinsa hanya sebesar Rp 50 ribu.
“Ya saya memohon dengan Panglima, untuk diperhatikan tunjangan kami sebagai Babinsa. Karena dari dulu sampai sekarang kok hanya segitu saja, apa tidak bisa lebih dari nilai itu,”ucap Umar, Selasa
(26/2016).
Setelah mendengar keluhan dari Serda Umar, Panglima TNI Gatot Nurmantyo langsung memanggil Asisten Terotorial (Aster) Mabes TNI, Mayjen Wiyarto untuk memberikan jawabannya mengenai tunjangan tersebut.
“Jika memang Babinsa hanya terima tunjangan sebesar Rp 50 ribu, saya minta dengan Kasdam untuk mengecek anggarannya ke bawah,”kata Mayjen Wiyarto.
Menurutnya, bahwa anggaran operasional untuk di setiap Koramil sekarang, itu nilainya mencapai Rp 75 juta. Sehingga itu sangatlah tidak mungkin kalau anggaran tunjangan untuk Babinsa hanya sebesar Rp50 ribu.
Selanjutnya, Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, untuk mengenai hal tersebut, tinggal tergantung dengan Danrem 043 Gatam Kolonel Inf Joko Putranto melakukan pengontrolan terhadap anggaran tersebut.
“Kalau betul hanya Rp 50 ribu, kemana jadi semua anggarannya. Saya minta segera telusuri anggaran itu, proses kalau anggaran itu memang benar tidak sampai ke Babinsa. Tunjukkan Danrem, karena kamu hebat harus diperiksa itu semuanya karena itu namaya korupsi,”kata Panglima TNI.





