Dandim Makassar dan Kapusdokal Ops Kodam Wirabuana Ditangkap Saat Pesta Sabu
Dandim 1408/BS Kolonel Inf Jeffri Oktaviaan Rotti (Foto: fajar.co.id) MAKASSAR, Teraslampung.com — Ini cerita ironi penegakan hukum di tubuh TNI, khususnya di Kodim Makassar, Sulawesi Selatan. Hanya 12 hari setelah Dandim 1408/BS Ma...
| Dandim 1408/BS Kolonel Inf Jeffri Oktaviaan Rotti (Foto: fajar.co.id) |
MAKASSAR,
Teraslampung.com — Ini cerita ironi penegakan hukum di tubuh TNI, khususnya di
Kodim Makassar, Sulawesi Selatan. Hanya 12 hari setelah Dandim 1408/BS Makassar menggelar tes urine
bagi anak buahnya untuk mengecek apakah anak buahnya mengonsumsi narkoba atau
tidak, Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1408/BS Makassar, Kolonel
Jeffri Oktavian Rotti justru ditangkap saat sedang pesta sabu-sabu.
Penggerebekan dilakukan oleh atasannya, yakni Kepala Staf Kodam VII Wirabuana
Brigjen TNI Sopardi pada Selasa (5/4/2016) malam.
Staf Kodam VII Wirabuana Brigjen TNI Supartodi mengatakan, Kolonel Jeffri
digerebek bersama dengan Kapuskodal Ops Kodam VII Wirabuana Letnan Kolonel Budi
Santoso, yang diduga tengah berpesta narkoba.
(narkoba) setelah dilakukan tes urine,” ujar Brigjen TNI Sopartadi, seperti
dilansir, fajar.co.id, Rabu (6/4).
Kasdam, dua perwira TNI itu pun kini
masih menjalani pemeriksaan inntensif di Markas Polisi Militer Kodam
(Pomdam) VII Wirabuana Jalan Monginsidi, Makassar.
bukan hanya Dandim Makassar saja, tapi Kapuskodal Kodam VII Wirabuana Letkol BS
juga ikut diamankan,” kata Wakapendam VII Wirabuana Letkol Vipy Amuranto kepada
wartawan di Makodam VII Wirabuana, Rabu (6/4/2016).
penggerebekan yang dipimpin langsung Kadam VII Wirabuana Brigjen TNI Supartodi,
diamankan pula sebanyak lima orang warga sipil yang ikut dalam pesta narkoba
tersebut.
| Tes urine di Kodim Makassar pada 22 Maret 2016 (Foto: website Kodim 1408/BS Makassar) |
mencoreng institusi TNI, tertangkapnya
Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Jeffri juga menjadi sebuah ironi. Sebab,
belum lama ini, pada Selasa (22/3) pagi lalu, Jefri Oktavian Rotty memimpin
pelaksaan tes urine terhadap seluruh anak buahnya serta PNS di Kodim Makassar.
laman resmi Kodim Makassar dirilis: pada 22 Maret2016 Dandim Makassar itu mengatakan bahwa tes urine tersebut dalam rangka pencegahan,
pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
urine itu, kata Kolonel Jeffri,
merupakan langkah TNI AD agar jangan ada prajurit TNI terlibat narkoba,
khususnya anggota Kodim 1408/BS atau masuk jaringan pengguna barang haram
tersebut.
laman itu juga disebutkan bahwa Dandim Makassar juga sangat tidak mengharapkan
ada anggotanya yang terlibat maupun positif menggunakan narkoba.
terbukti terlibat narkoba, tidak ada ampun. Tidak ada kata maaf dan akan
dipecat dari dinas keprajuritan TNI,” kata Jeffri kala itu.
fajar.co.id/kabarmakassar.com

