Alasan Pindah Kantor, Lurah Gulak Galik Minta Uang Rp5 Juta kepada Pemborong

TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG —  Beralasan untuk pindah kantor, Lurah Gulak Gali, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung,  Eeng, meminta uang Rp5 juta kepada rekanan. Kantor Kelurahan Gulak-Galik mesti pindah karena bagian atapnya akan di...

Alasan Pindah Kantor, Lurah Gulak Galik Minta Uang Rp5 Juta kepada Pemborong
Kantor Kelurahan Gulak-Galik Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung

TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG —  Beralasan untuk pindah kantor, Lurah Gulak Gali, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung,  Eeng, meminta uang Rp5 juta kepada rekanan. Kantor Kelurahan Gulak-Galik mesti pindah karena bagian atapnya akan direnovasi. Tepatnya mau diganti dengan baja ringan.

“Kantor (Kelurahaan Gulak-Galik) mau dibangun,, berarti kami harus pindah dong. Saya dapat kabar dari lurah lain biaya pindah dibantu kok. Makanya saya minta bantu sama kontraktor sebesar Rp5 juta,” katanya di kantor Kelurahan Gulak Galik, di Jalan Haniah, Kecamatan Telukbetung Utara, Rabu 20 Desember 2023.

“Selama kantor direhab kami mengontrak di rumah yang tidak jauh dari kantor dengan biaya kontrak Rp1,3 juta/bulan,” tambahnya.

E’eng menambahkan dia minta Rp5 juta tapi yang diberikan oleh pihak ketiga Rp4 juta padahal biaya kontrak hanya Rp1,3 juta/bulan.

“Saya dikasinya Rp4 juta. Uang itu buat jaga-jaga kalau pekerjaan belum selesai uang itulah buat biaya ngontrak. Karena uang masih sisa dan sisa itu saya gunakan buat kawan-kawan beli rokok dan kopi,” katanya.

Lurah Gulak Galik juga mengakui bahwa dia minta uang tambahan Rp1 juta melalui chat aplikasi WhatsApp.

“Benar saya chat pemborongnya untuk meminta uang satu juta, uang itu akan saya gunakan untuk biaya bersih-bersih kantor,” ungkap E’eng.

Sementara itu Pelaksanaan tugas (Plt) Kadis PU Iwan Gunawan ketika ditanyakan mengenai anggaran bagi kantor lurah yang dibangun mengatakan tidak menyiapkan dana untuk pindah/ngontrak.

“Tidak ada anggarannya kan tiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sudah ada anggarannya,” kata Iwan yang juga Sekdakot.

Pembangunan atap kantor Kelurahan Gulak Galik itu kata E’eng menghabiskan anggarannya Rp135 juta.

“Saya tahunya dari Gunawan (pihak ketiga) waktu dia datang ke kantor dan ketika selesai Gunawan juga gak ngasi tau ke saya. Kami pindah ke sini tanggal 7 November setelah saya lihat kantor sudah bisa ditempati, gak ada serah terima ke saya,” katanya.

Dandy Ibrahim