Akhiri Masa Jabatan Sebagai Walikota, Herman HN Pamit dan Meminta Maaf kepada Warga Bandarlampung
Herman HN dan Ny, Dwiana Herman HN mendapat ucapan selamat dari para pegawai Pemkot Bandarlampung dan masyarakat Kota Tapis Berseri, Senin (14/9). BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Walikota Bandarlampung Herman HN meminta agar seluruh ja...
| Herman HN dan Ny, Dwiana Herman HN mendapat ucapan selamat dari para pegawai Pemkot Bandarlampung dan masyarakat Kota Tapis Berseri, Senin (14/9). |
BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Walikota Bandarlampung Herman HN meminta agar seluruh jajaran Pemda Kota Bandar Lampung dan seluruh lapisan masyarakat dapat menjaga kekompakan demi pembangunan di Kota Bandarlampung.
“Saya ingin agar semua jajaran Pemkot dan seluruh lapisan masyarakat dapat menjaga kekompakan dan jangan tercerai berai demi pembangunan di Kota Bandarlampung,” kata Herman HN pada acara Silaturahmi dan Mohon Diri Walikota dan Wakil Walikota Bandarlampung di Kantor Pemkot Bandarlampung, Senin (14/9).
Herman HN mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat , sekda kota, asisten, staf ahli , sekwan, kepala dinas dan kepala badan.” Saya mohon maaf sebesar besarnya , jika sering bicara kasar. Sekda yang sering kena semprot saya. Saya tidak mau menjadi pimpinan tanpa bukti nyata,” ujarnya.
Soal bicara kasar, Herman HN mengakui memang gaya bicaranya seperti itu sejak bertugas di Pemprov Lampung. Namun, katanya, semua itu bukan bentuk kebencian atau kemarahan tetapi untuk keberhasilan pembangunan kota Bandar lampung.
“Hasil pembangunan ini amal ibadah untuk kita semua untuk menyejahterakan kota Bandarlampung. Jangan hitung hitungan . Saya udah bangun ini itu. Saya ingin kepentingan umum diatas segala galanya. Semua saya serahkan untuk masyarakat,” katanya.
Soal Pendapat Asli Daerah (PAD ) , lanjut Herman HN, naik setiap tahunnya . Saat. Tahun 2010 PAD baru Rp 85 miliar saat itu, lalu tahun 2011 naik menjadi Rp 162 miliar. Selanjutnya pada tahun 2012 naik lagi menjadi Rp 270 miliar. Tahun 2013 naik juga menjadi Rp 360 Miliar, kemudian naik Rp420 miliar di tahun 2014. Pada 2015, PAD Kota Bandarlampung ditargetkan mencapai Rp560 miliar.
“Mudah-mudahan tahun 2015 PAD tercapai meskipun ini sudah krisis. Tiap tahun kenaikan PAD-nya berlipat ganda,” kata pria yang bekerja sebagai PNS dan menekuni bidang keuangan selama 33 tahun itu.
Selama memimpin Bandarlampung bersama Wakil Walikota Bandarlampung Thobroni Harun, Herman HN memang kerap bersikap keras. Ia tak segan-segan menggeser anak buahnya dari jabatannya jika diketahui bersalah. Beberapa Kepala Puskesmas diberhentikan Herman dari jabatannya karena dinilai tidak mampu bekerja dengan baik,
Pada pilkada serentak 9 Desember 2015, Herman HN mencalonkan diri lagi sebagai Walikota berpasangan dengan Yusuf Kohar. Yusuf Kohar adalah Ketua Apindo Lampung dan pengurus DPD Partai Demokrat Lampung.
Thobroni Harun juga maju dalam pilkada 9 Desember 2015 berpasangan dengan Komarunizar.
Mas Alina Arifin

