Program Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2022, Ini Harapan  Gubernur Lampung

TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap Program Pemagangan Dalam Negeri dapat membentuk sikap mental, perilaku kerja serta kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. “Program pemagangan merupa...

Program Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2022, Ini Harapan  Gubernur Lampung

TERASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap Program Pemagangan Dalam Negeri dapat membentuk sikap mental, perilaku kerja serta kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Program pemagangan merupakan salah satu solusi tepat untuk mengatasi persoalan ketenagakerjaan khususnya dalam menyiapkan tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja,” kata  Asisten Penerintahan & Kesra Qudrotul Ikhwan Pemoprov Lampung  saat membuka Program Magang Dalam Negeri Tahun 2022 di Aula Balai Keratun Lantai 3, Selasa (24/5/2022).

Menurutnya,  program pemagangan juga merupakan salah satu upaya untuk menyiapkan tenaga kerja kompeten dan siap kerja, sehingga dapat meminimalisir kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi dengan kualifikasi kompetensi tenaga kerja yang dibutuhkan oleh industri,

Agar program pemagangan dapat diselenggarakan dengan baik dan berkualitas, kata dia, perlu melibatkan para stakeholder lain yang membidangi ketenagakerjaan, seperti Perusahaan, Asosiasi Industri (Kadin, Apindo) dan Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP).

Pertimbangannya agar dapat melakukan percepatan peningkatan SDM yang unggul dan maju di Provinsi Lampung.

Koordinator Pengembangan Pemagangan Dalam Negeri, Subandi, mengatakan peran dari Industri/Perusahaan sangat dibutuhkan untuk menyukseskan Program Pemagangan Dalam Negeri ini.

Hal ini juga sebagai upaya memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang memadai melalui pelatihan yang dilakukan dalam program pemagangan ini.

“Model Pemagangan Dalam Negeri merupakan salah satu sistem pelatihan yang dilaksanakan di Perusahaan, dan dibimbing oleh pegawai yang berpengalaman, guna menyiapkan tenaga kerja yang berkompeten untuk kebutuhan perusahaan,” ujar Subandi.