Pemprov Lampung Mulai Pembangunan Tiga Ruas Jalan di Pringsewu, Target Kemantapan 100 Persen pada 2029

Pemprov Lampung Mulai Pembangunan Tiga Ruas Jalan di Pringsewu, Target Kemantapan 100 Persen pada 2029

Teraslampung.com, PRINGSEWU – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan tiga ruas jalan provinsi di Kabupaten Pringsewu, Kamis, 21 Mei 2026. Tiga ruas yang mulai dibangun meliputi Kalirejo–Pringsewu, Pringsewu–Pardasuka, dan Pardasuka–Sukamara.

Groundbreaking dipusatkan di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu. Kegiatan itu menjadi bagian dari program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung di sektor pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan pada 2026.

Jihan mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah meskipun menghadapi penyesuaian anggaran dan berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

“Pak Gubernur dengan komitmennya tetap mengupayakan bagaimana caranya program prioritas itu tetap berjalan. Alhamdulillah masih berjalan dan cukup progresif di tahun 2026 ini,” kata Jihan.

Menurut dia, volume pembangunan ruas jalan provinsi pada 2026 hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini tingkat kemantapan jalan provinsi di Kabupaten Pringsewu telah mencapai sekitar 87,86 persen.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan seluruh ruas jalan provinsi di daerah tersebut berada dalam kondisi mantap pada akhir 2029.

“Nanti sampai akhir 2029 insyaallah kemantapan ruas provinsi di Pringsewu bisa mencapai 100 persen,” ujarnya.

Jihan menilai persoalan drainase menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas jalan. Ia mengatakan kerusakan jalan kerap dipicu saluran air yang tidak berfungsi sehingga menyebabkan genangan di badan jalan.

“Yang namanya aspal itu musuhnya air. Karena itu irigasinya harus dijaga bersama-sama,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat, pemerintah pekon, dan pelaku usaha turut menjaga infrastruktur yang telah dibangun, termasuk tidak menutup saluran drainase serta memperhatikan batas muatan kendaraan angkutan.

Pada 2026, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp35,2 miliar untuk pembangunan tiga paket jalan provinsi di Pringsewu dengan total panjang penanganan sekitar 3,8 kilometer.

Ruas Kalirejo–Pringsewu menjadi paket terbesar dengan panjang penanganan efektif 2,7 kilometer. Proyek senilai Rp23,978 miliar itu menggunakan konstruksi rigid pavement atau beton.

Adapun ruas Pringsewu–Pardasuka ditangani sepanjang 600 meter dengan nilai kontrak Rp5,753 miliar, juga menggunakan konstruksi beton. Sementara ruas Pardasuka–Sukamara dibangun sepanjang 1 kilometer dengan anggaran Rp3,905 miliar menggunakan flexible pavement atau perkerasan aspal.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan seluruh ruas jalan provinsi di Kabupaten Pringsewu mendapatkan penanganan pada tahun ini.

“Tidak semua kabupaten diperbaiki semua. Kabupaten Pringsewu ini tiga ruas semuanya kita perbaiki,” kata Taufiqullah.

Ia menjelaskan ruas Kalirejo–Pringsewu memiliki lalu lintas yang cukup padat dengan volume kendaraan sekitar 12 ribu kendaraan per hari. Karena itu, pemerintah memilih konstruksi beton yang dinilai lebih mampu menahan beban kendaraan angkutan hasil pertanian dan industri.

Selain pembangunan badan jalan, kata dia, proyek tersebut juga mencakup perbaikan drainase dan gorong-gorong untuk mendukung sistem irigasi pertanian di sekitar lokasi.

Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, menyambut baik dimulainya pembangunan tiga ruas jalan tersebut. Menurut dia, peningkatan kualitas jalan akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Semoga ke depan UMKM naik, lalu ekonomi masyarakat juga naik sehingga kebutuhan masyarakat bisa tercukupi dengan adanya perbaikan jalan,” ujarnya.