Korban Dugaan Pemukulan Pejabat Provinsi Lampung Cabut Laporan Perkaranya

Zainal Asikin/Teraslampung.com Kedatangan Istahul Umam (21), korban pemukulan pejabat Pemprov Lampung, Senin (18/4), datang ke Polsek Lampung bersama piimpinan pusat dan pimpinan Lampung PT Garuda Indonesia. Kedatangan merekauntuk mencabut gu...

Korban Dugaan Pemukulan Pejabat Provinsi Lampung Cabut Laporan Perkaranya

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Kedatangan Istahul Umam (21), korban pemukulan pejabat Pemprov Lampung, Senin (18/4), datang ke Polsek Lampung bersama piimpinan pusat dan pimpinan Lampung PT Garuda Indonesia. Kedatangan merekauntuk mencabut gugatan. Usai mencabut gugatan, Istahul dan pejabat Garuda tidak mau diwawancarai wartawan,

BANDARLAMPUNG – Istahul Umam (23) warga Desa Branti RT 03, Natar, Lampung Selatan pegawai Garuda Indonesia yang menjadi korban pemukulan diduga dilakukan oleh pejabat Pemprov Lampung berinisial ADj di Bandar Radin Intan II mencabut laporan perkaranya, Pada Senin (18/4/2016) sore.

Istahul Umam sebelumnya sempat melaporkan pejabat Pemerintah Provinsi Lampung berinisial ADj ke Polsek Natar, Lampung Selatan terkait kasus pemukulan dirinya.

Kapolsek Natar, Kompol Listiyono Dwi Nugroho saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan, mengenai pencabutan laporan perkara penganiayaan korban tersebut. Dikatakannya, korban datang ke Mapolsek dengan membawa surat perjanjian perdamaian secara tertulis antara korban dan terlapor pejabat Provinsi Lampung.

“Ya benar, korban sudah datang lagi tadi sore ke Kantor dengan menyerahkan surat perjanian damai. Setelah itu, korban mencabut laporan perkaranya,”kata Listiyono kepada teraslampung.com, Senin (18/4/2016) malam.

Dikabarkan sebelumnya,  oknum pejabat Pemerintah Provinsi Lampung, berinisial ADj diduga melakukan pemukulan terhadap salah seorang pegawai staf Garuda Indonesia, Istahul Umam (23), pada Sabtu (16/4/2016) lalu sekitar pukul 10.50 WIB di Bandar Raden Inten II, Natar, Lampung Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun teraslampung.com, kejadian pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat Provinsi Lampung berinisal ADj terhadap pegawai Garuda Indonesia Istahul Umam.

Kejadian tersebut, Bermula saat oknum pejabat, akan check-in di Bandara Radin Inten II yang akan melakukan penerbangan menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA073 tujuan Lampung-Jakarta yang akan berangkat pada Sabtu (16/4/2016) sekitar pukul 10.50 WIB.

Kemudian saat oknum pejabat Provisni akan check-in, tidak menggunakan jalur khusus sky priority. Oknum pejabat itu, justru menggunakan jalur umum. Saat diingatkan dengan pegawai Garuda, oknum pejabat Pemprov itu tidak terima sehingga terjadi cek-cok diantara keduanya.

Hingga akhirnya, terjadi pemukulan yang diduga dilakukan oleh pejabat tinggi di Pemprov terhadap pegawai Garuda bernama Istahul Umam (23). Namum belum diketahui secara pasti, penyebab terjadinya cek-cok mulut hingga berujung pemukulan tersebut.

Akibat dari kejadian pemukulan tersebut, pegawai Garuda Istahul Umam (23) yang menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh ADj Pejabat Pemprov saat sedang melaksanakan tugasnya di Bandara Raden Intan II melaporkannya kasusnya ke Polsek Natar, Lampung Selatan.