Gubernur Lampung: Anggarkan Dana Rp 1 Triliun per Tahun, Pemprov Lampung Serius Perbaiki Jalan Rusak

Gubernur Ridho Ficardo BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo mengungkapkan Pemerintah Provinsi Lampung serius membenahi infrastruktur jalan dan jembatan rusak di Lampung. Dengan perbaikan jalan rusak, kata...

Gubernur Lampung: Anggarkan Dana Rp 1 Triliun per Tahun, Pemprov Lampung Serius Perbaiki Jalan Rusak
Gubernur Ridho Ficardo

BANDARLAMPUNG,
Teraslampung.com —
Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo mengungkapkan Pemerintah
Provinsi Lampung serius membenahi infrastruktur jalan dan jembatan rusak di
Lampung. Dengan perbaikan jalan rusak, kata Gubernur, diharapkan bisa mendorong
percepatan pembangunan di Lampung.

“Survei kepuasan
publik terhadap pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah, ditemukan bahwa
ternyata mayoritas penduduk Lampung menginginkan adanya perbaikan dan
pemeliharaan infrastruktur, baik jalan dan jembatan. Sebab itu, kami
sangat serius,” kata Gubernur dalam acara Corporate Government Gathering yang
digelar Humas Pemprov Lampung bekerja sama dengan PT Pelindo Cabang Panjang di
Summit Bistro Resto dan Cafe (19/03)

Menurut
Gubenur, bukti keseriusan Pemprov Lampung dalam membenahai jalan dan jembatan
rusak adalah dengan menganggarkan dana sebesar Rp1 triliun untuk alokasi
perbaikan dan perawatan infrastruktur jalan pada APBD-P 2014 dan APBD 2015.

“Selain itu telah dilakukan upaya-upaya oleh
Pemerintah Propinsi Lampung untuk memacu pertumbuhan perekonomian di Propinsi
Lampung, salah satunya dengan telah ditetapkannya kawasan pantai timur Provinsi
Lampung sebagai kawasan industri,” kata dia.

Penetapan
kawasan pantai timur Provinsi Lampung sebagai kawasan industri, kata Gubernur, diharapkan
akses distribusi dari hasil industri yang terdapat di daerah tersebut dapat
dengan segera diterima cepat waktu kepada distributor di Pulau Jawa yang
merupakan tujuan utama dari proses industri di wilayah pantai timur Propinsi
Lampung.

Sementara itu, General Manager PT.Pelindo II
Cabang Panjang Agung Fitrianto Lampung mengatakan pihaknya secara bertahap melakukan
upaya-upaya untuk peningkatan pelayana. Salah satunya adalah dengan peningkatan
fisik pelabuhan,

“Secara
bertahap PT.Pelindo Panjanh juga telah melakukan zonasi-zonasi di wilayah kerja
Pelabuhan Panjang. Adanya zonasi diharapkan akan mempercepat proses peningkatan
pelayanan, yakni dengan peningkatan produktivitas dengan percepatan proses
bongkar muat,” katanya.
Menurut
Agung, Pelabuhan Panjang di Bandarlampung merupakan pelabuhan bongkar muat
terpadat setelah Tanjung Priok. Dengan kondisi tersebut,kata Agung, akan  memacu PT. Pelindo II untuk meningkatkan
pelayan terhadap konsumen.

Ariftama/Mas Alina Arifin