Tiga Korban Tewas KM Marina Diotopsi di Makassar

Mayat korban KM Marina di RS Bhayangkara Makassar (Foto: kabarmakassar.com) Makassar, Teraslampung.com  — Setelah menempuh perjalanan darat selama enam jam menggunakan mobil Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timu...

Tiga Korban Tewas KM Marina Diotopsi di Makassar
Mayat korban KM Marina di RS Bhayangkara Makassar (Foto: kabarmakassar.com)

Makassar, Teraslampung.com  — Setelah menempuh perjalanan darat selama enam jam menggunakan mobil Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tiga korban tewas tenggelamnya KM Marina Baru 2-B di perairan Teluk Bone Sulsel, Sabtu pekan lalu, tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk diidentifikasi, Jumat (25/12/2015).

Sindikasi media teraslampung.com di Makassar, kabarmakassar.com, melaporkan ketiga mayat yang ditemukan di perairan Luwu Timur oleh nelayan setempat tersebut, diketahui berjenis kelamin perempuan, sementara satu diantaranya sudah tidak utuh.

Tim DVI Polda Sulselbar, yang menerima ketiga jenazah ini langsung memberikan label, sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam lemari pendingin ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara.

Mayat terpaksa dievakuasi ke Rumah Sakit ini lantaran Rumah Sakit Umum Daerah Siwa, Kabupaten Wajo, Sulsel yang menjadi pusat identivikasi oleh tim DVI sudah tidak mampu menampung jenazah korban tewas KM Marina yang setiap harinya ditemukan ditengah pencarain para korban hilang berlangsung di Teluk Bone.

“Ketiga jenazah yang di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Sulsel ini masing-masing berjenis kelamin perempuan. Kali pertama ditemukan oleh nelayan setempat diperairan kabupaten Luwu Timur saat membantu melakukan upaya pencarian,” kata Hendra  Petugas BPBD Kabupaten Luwu Timur.

Sejak dilakukan operasi pencarian pekan lalu, tim gabungan Polri, TNI, Basarnas, BPBD dan nelayan telah menemukan 103 dari 118 penumpang hilang.

40 ditemukan dalam keadaan selamat, 63 lainnya meninggal dunia, sementara sisanya belum diketahui keberadaannya. Pencarian terakhir dilakukan di wilayah perairan Wotu dan Malili Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan.

Selain di RSUD Siwa, sebagian jenazah juga dibawa ke Rumah Sakit di Kolaka Sulawesi Tenggara.