Tiga Kebakaran Terjadi di Bandarlampung dalam Sehari, Diduga Akibat Bakar Sampah

Sep 16, 2026 - 12:00
Updated: 4 hours ago
0 2
Tiga Kebakaran Terjadi di Bandarlampung dalam Sehari, Diduga Akibat Bakar Sampah

Teraslampung.com, Bandarlampung — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung menangani tiga kejadian kebakaran di Kecamatan Labuhan Ratu, Panjang, dan Kedamaian pada Rabu, 16 September 2026. Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan saat angin kencang.

Kepala Damkarmat Kota Bandarlampung Anthony Irawan mengatakan petugas berhasil memadamkan api di ketiga lokasi. Waktu tanggap petugas rata-rata sekitar lima menit sejak laporan diterima.

“Berdasarkan laporan yang kami terima di Mako Tendean, Pleton A yang bertugas sigap mengerahkan personel dan armada ke tiga lokasi berbeda. Rata-rata waktu tanggap personel kami berhasil tiba di lokasi dalam waktu lima menit,” kata Anthony, Rabu, 16 September 2026.

Kebakaran pertama terjadi di Jalan Z.A. Pagar Alam, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, sekitar pukul 13.02 WIB. Api membakar tumpukan daun kering di halaman rumah warga.

Petugas dari Pos Siaga Rajabasa tiba sekitar lima menit setelah laporan diterima. Api berhasil dipadamkan pada pukul 13.24 WIB setelah membakar area seluas sekitar empat meter persegi. Pemadaman menghabiskan satu tangki air.

Kebakaran kedua terjadi di Jalan Soekarno Hatta, sekitar kawasan Gubak Hills Cafe, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Panjang, pukul 14.37 WIB. Api membakar lahan ilalang seluas sekitar satu hektare.

Damkarmat mengerahkan Unit Kancil 09 dari Pos Siaga Panjang beserta satu kendaraan pendukung. Karena titik api tidak dapat dijangkau kendaraan, delapan petugas melakukan pemadaman secara manual. Api baru berhasil dipadamkan pada pukul 16.58 WIB tanpa menghabiskan persediaan air dalam tangki.

Adapun kebakaran ketiga terjadi di Jalan Ratu Lengkara, Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, sekitar pukul 15.40 WIB. Api membakar lahan alang-alang seluas sekitar 500 meter persegi.

Petugas dari Pos Siaga TKT tiba sekitar lima menit setelah menerima laporan. Api berhasil dipadamkan pada pukul 17.35 WIB dengan menggunakan satu tangki air.

Anthony mengatakan dugaan awal penyebab ketiga kebakaran berasal dari aktivitas pembakaran sampah di area terbuka yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Angin kencang diduga membuat api cepat membesar dan merambat ke area di sekitarnya.

Meski ketiga kebakaran berhasil ditangani, Damkarmat tidak melaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian material. Penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran menjadi kewenangan kepolisian dan instansi terkait.

Damkarmat Bandarlampung mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan, terutama di pekarangan rumah atau lahan kosong ketika angin bertiup kencang.

Anthony juga meminta warga memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas pembakaran. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah api merembet dan memicu kebakaran yang lebih luas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User