Santri Sulaimaniyah Darul Iman Ternyata Bukan Hilang
Teraslampung.com, Bandar Lampung—Kabar hilangnya seorang santri Pondok Pesantren Sulaimaniyah Darul Iman, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, pada Senin malam 10 November 2025, akhirnya terjawab. Santri bernama Albani Hilmilah itu ternyata bukan hilang, melainkan pergi ke Ponpes Sulaimaniyah Sadabat Serang, Banten, untuk menemui temannya.
Berita tersebut disampaikan sang ibu, Noffita Indah Furi, pada Selasa 18 November 2025.
“Anak saya itu bukan hilang, hanya tidak izin ke ponpes yang di Serang. Saya baru teringat memang dia pernah cerita ingin ke Serang,” ujar Noffita.
Guru SMKN 4 Bandar Lampung itu menuturkan, Albani pergi pada malam hari tanpa memberi tahu pihak keluarga maupun pengasuh pondok. Noffita baru mendapatkan kabar keberadaan Albani pada Jumat, 14 November 2025, setelah seorang guru menghubunginya.
“Saya baru dapat berita kalau anak saya sudah sampai di Sulaimaniyah Sadabat Serang, Banten. Itu memang satu yayasan dengan yang di Natar. Ia ingin bertemu temannya. Tadinya mereka di SMP yang sama. Tetapi kemudian dibagi dua, ada yang di Sadabat dan ada yang di Darul Iman Natar," katanya.
Noffita menambahkan, Albani ternyata menumpang kendaraan untuk menuju Serang dan tiba pada hari yang sama saat ia pergi. “Kami baru mendapat kepastian tanggal 13 November, sedangkan anak saya sudah sampai di sana sejak malam ia pergi," tambahnya.
Sebelumnya, Albani dilaporkan hilang karena tak kunjung kembali ke pondok sejak 10 November malam. Dua hari kemudian, pada 12 November, pihak keluarga membuat laporan kehilangan anak ke Polda Lampung. Pada Kamis 13 November 2025 laporan tersebut resmi dicabut. (*)













