Komisi IV DPRD Lampung Optimistis Target 85 Persen Jalan Mantap Tercapai 2026

Komisi IV DPRD Lampung Optimistis Target 85 Persen Jalan Mantap Tercapai 2026

TERASLAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPRD menegaskan pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi program prioritas pada tahun 2026, dengan target capaian jalan mantap sebesar 85 persen.

Komitmen tersebut dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Provinsi Lampung bersama Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), Dinas Cipta Karya, serta Dinas Pengairan, yang mengagendakan evaluasi program dan rencana kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, Senin (19/1/2026).

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, mengatakan keberlanjutan prioritas pembangunan infrastruktur jalan tercermin dari besarnya alokasi anggaran Dinas BMBK pada 2026, yang lebih tinggi dibandingkan OPD lainnya.

“Ini menunjukkan bahwa infrastruktur jalan masih menjadi program prioritas pemerintah daerah, karena memang menjadi kebutuhan dan tuntutan utama masyarakat,” ujar Mukhlis.

Ia menjelaskan, capaian jalan mantap di Provinsi Lampung pada akhir 2025 berada di angka 79,99 persen. Pada 2026, Pemprov Lampung bersama DPRD menargetkan peningkatan menjadi 85 persen. Target tersebut dinilainya realistis dan terukur.

Menurut Mukhlis, target itu didukung oleh kondisi jalan yang hanya terdegradasi sekitar 2 persen, serta peran aktif Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dalam melakukan perbaikan. Dengan demikian, ruas jalan yang sebelumnya rusak berat dapat ditingkatkan menjadi rusak ringan.

Dalam RDP tersebut, Komisi IV DPRD Lampung juga menyoroti rencana pinjaman daerah sebesar Rp1 triliun yang akan digunakan untuk pembangunan 18 ruas jalan di seluruh wilayah Lampung. Saat ini proses persiapan masih berlangsung dan lelang ditargetkan mulai Februari 2026.

“Seluruh ruas jalan yang dibangun telah ditetapkan sesuai skala prioritas, terutama ruas yang rusak parah, memiliki kepadatan penduduk tinggi, dan sangat dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

Selain pembangunan 18 ruas jalan tersebut, sekitar Rp250 miliar juga akan dialokasikan untuk penanganan ruas jalan lainnya.

Mukhlis menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung mulai mengalihkan pembangunan jalan ke konstruksi rigid beton karena dinilai lebih tahan lama, memiliki masa pemeliharaan lebih panjang, serta selisih biaya yang tidak terlalu jauh dibandingkan konstruksi fleksibel.

“Dengan dukungan anggaran, profesionalisme Dinas BMBK yang semakin baik, serta pengawasan yang ketat, kami optimistis target 85 persen jalan mantap pada 2026 dapat tercapai,” pungkasnya. (Rls)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0