Atasi Banjir, Pemkot Bandarlampung akan Tertibkan Rumah yang Berdiri di atas Sungai dan Drainase 

Atasi Banjir, Pemkot Bandarlampung akan Tertibkan Rumah yang Berdiri di atas Sungai dan Drainase 

Teraslampung.com, Bandarlampung -- Walikota Eva Dwiana meninjau wilayah terdampak banjir di Kecamatan Kedamaian yang disebabkan rata-rata sungai dan drainase tidak mampu menampung air jika hujan deras yang agak lama.

Di Perumahan Bukit Kencana drainase hanya seukuran kurang lebih satu meter dan sulit untuk diperlebar karena kanan kiri sudah ada rumah. Baik rumah warga dan rumah dari perumahan.

Sementara di Sungai Way Balau Pemkot Bandarlampung akan membersihkan sedimen yang sudah tinggi serta akan dipasang cor beton berbentuk kotak atau box culvert.

“Kami (Pemkot) akan bertindak tegas terhadap rumah-rumah yang berada di bantaran sungai akan kami minta untuk pindah. Rumah milik warga atau yang ada di perumahan yang dibangun oleh developer,” jelas Walikota Eva Dwiana, Sabtu, 10 Januari 2026.

“Soal kapannya, nanti akan dibicarakan oleh Asisten Satu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Dedi Sutiyoso ketika ditanya adakah rencana pembelahan agar air semua tidak masuk ke Sungai Way Balau, menurutnya biayanya cukup besar karena harus ganti rugi rumah milik warga.

“Memang ada rencana pembelahan itu waktu era Walikota Herman HN, tetapi tidak bisa direalisasikan karena biayanya besar,” jelasnya. 

Waega Perumahan Bukit Kencana,  Roni (68), menceritakan pada  Kamis (8/1) hujan lebat ketinggian air di perumahannya mencapai 30 cm.

“Air naik sekitar 30 cm, karena drainase kecil ditambah lagi air dari jalan bypass (Soekarno-Hatta) lewatnya ke sini. Air gak ketampung akhirnya meluap ke jalan dan masuk ke rumah warga perumahan,” kata Roni.

Dandy Ibrahim