Bappeda Lampung Utara akan Terapkan Musrenbang secara Elektronik
Feaby/Teraslampung.com Kantor Pemkab Lampung Utara Kotabumi–Untuk lebih menyerap aspirasi/masukan masyarakat terkait rencana pembangunan di wilayahnya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung Utara akan menerapkan Musya...
Feaby/Teraslampung.com
| Kantor Pemkab Lampung Utara |
Kotabumi–Untuk lebih menyerap aspirasi/masukan masyarakat terkait rencana pembangunan di wilayahnya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung Utara akan menerapkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan secara elektronik (Electronic-Musrenbang) dan Musrenbang Satuan Kerja (Musrenbang Satker).
“E-Musrenbang ini akan diimplementasikan (diterapkan) dalam bentuk penyediaan Website khusus untuk menampung apsirasi/masukan masyarakat. Kami sedang menyiapkan website itu yang nantinya akan dinamakan dengan Bappeda Lampung Utara,” kata Kepala Bappeda, Syahrizal Adhar, Senin pagi (18/4).
Penggunaan website khusus ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Lampung yang sudah menerapkan Electronic Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Elektronik) pada awal tahun ini. Website ini bertujuan untuk lebih menyerap aspirasi atau masukan masyarakat di wilayahnya agar dapat dimasukan ke dalam program pembangunan pada tahun – tahun mendatang. Di samping itu, E-Musrenbang ini juga dimaksudkan untuk menghapus citra yang selama ini tertanam di benak masyarakat bahwa menyampaikan usulan itu sangat sulit.
“Sekarang masih dalam tahap peralatan dan Sumber Daya Manusia yang dibutuhkan dalam E-Musrenbang ini. Kalau semunya sudah siap, nanti akan kami sosialisasikan kepada masyarakat,” paparnya.
Dalam E-Musrenbang ini, menurut Syahrizal, pihaknya akan menerima segala jenis masukan khususnya pada bidang sarana dan prasarana, ekonomi, dan sosial budaya. Berbagai masukan atau aspirasi yang masuk melalui website Bappeda ini nantinya akan kembali dipilah melalui forum diskusi Bappeda yang berisikan seluruh Satuan Kerja. Pembahasan ini untuk menentukan prioritas utama yang akan benar – benar bermanfaat dan bersentuhan langsung bagi kepentingan masyarakat.
”Kalau memang masukan yang didapat itu sudah ada programnya maka akan kami tingkatkan. Tapi, kalau belum ada, masukan itu akan dipelajari seberapa besar manfaatnya dan setelah itu akan diprogramkan melalui Satuan Kerja terkait,” tuturnya.
Sementara mengenai Musrenbang Satker, Syahrizal menguraikan bahwa dalam Musrenbang ini, para Kepala Dinas dan jajarannya akan turun langsung ke masyarakat secara rutin tiap bulannya. Tujuannya, untuk memastikan aspirasi atau masukan apa saja yang diinginkan masyarakat dalam pembangunan pada tahun mendatang. Musrenbang Satker ini sejalan dengan keinginan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara yang menginginkan adanya perubahan pola dalam menyerap masukan dari masyarakat.
“Pak Bupati ingin adanya perubahan pola dalam Musrenbang. Tujuannya agar berbagai aspirasi masyarakat dalam bidang pembangunan dapat benar – benar terserap sehingga pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata dia.



