Truk Hilang di SPBU Way Halim Ditemukan Babinsa, 20 Ton Biji Plastik Dibawa Kabur Kernet

Zainal Asikin/Teraslampung.com Truk pengangkut biji plastik berhasil ditemukan aparat TNI di Desa Tanjungsari, Natar. Namun, 20 ton bahan biji plastik lenyap dibawa kabur kernet. BANDARLAMPUNG-Truk bermuatan biji plastik yang dinyatakan hila...

Truk Hilang di SPBU Way Halim Ditemukan Babinsa, 20 Ton Biji Plastik Dibawa Kabur Kernet

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Truk pengangkut biji plastik berhasil ditemukan aparat TNI di Desa Tanjungsari, Natar. Namun, 20 ton bahan biji plastik lenyap dibawa kabur kernet.

BANDARLAMPUNG-Truk bermuatan biji plastik yang dinyatakan hilang, berhasil ditemukan prajurit TNI AD di Desa Tanjungsari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, pada Jumat (29/4/2016) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 043 Garuda Hitam, Mayor Inf CH Prabowo mengatakan, bahwa truk tersebut dinyatakan hilang saat diparkirdi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Soekarno Hatta, Way Halim, pada Kamis (28/4/2016) lalu.

“Saat ditemukan, truk ditinggalkan di pinggir jalan. Sedangkan isi muatan biji plastik yang ada di dalam truk seberat 20 ton hilang,”kata Prabowo, Jumat (29/4/2016).

Menurutnya, yang membawa kabur truk bermuatan biji plastik tersebut adalah, kernet truk bernama Suyamto.

Prabowo mengutarakan, truk bermuatan biji plastik tersebut dari Pulau Jawa hendak menuju Palembang, Sumatera Selatan. Sebelumnya truk yang dikendarai Restu Widodo dan kernetnya, Suyamto tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lapung Selatan, pada Kamis dinihari (28/4/2016).

“Mereka melanjutkan perjalanan menuju Kota Bandarlampung, saat sampai di SPBU Way Halim, Jalan Soekarno Hatta sekitar pukul 03.00 WIB. Widodo dan Suyamto, menghentikan perjalanannya untuk beristirahat tidur,”ujarnya.

Kemudian pada pagi harinya, Widodo izin dengan Suyamto untuk pulang ke rumahnya di Desa Karang Anyar, Lampung Selatan. Sebelum pergi, Widodo menyerahkan kunci kontak mobil truk itu ke Suyamto. Keesokan harinya, Widodo kembali ke SPBU melihat truk yang dibawanya sudah tidak ada begitu juga dengan kernetnya, Suyamto.

“Widodo langsung menghubungi Sofyan selaku pemilik truk, mendapat kabar itu Sofyan mengecek truk melalui GPS. Ternyata, truk itu sudah berada di daerah Natar, Lampung Selatan,”ungkapnya.

Selanjutnya, kata Prabowo, orang tua Widodo minta bantuan parjurit TNI AD Sertu Haryanto yang masih tetangganya, untuk mencari keberadaan truk tersebut. Sertu Haryanto bersama Koptu Sukamto, langsung melakukan pencarian keberadaan truk.

“Truk bermuatan biji plastik yang dinyatakan hilang itu,ditemukan dua prajurit TNI berada di pinggir jalan di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, pada Jumat (29/4/2016) sekitar pukul 10.00 WIB,”terangnya.