Dewan Minta Pemkab Lampura Terbuka soal Dana Tablig Akbar
Feaby/Teraslampung.com Kotabumi--Ketua Fraksi PDIP DPRD Lampung Utara (Lampura), Rico Picyono meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk lebih terbuka mengenai sumber dana kegiatan keagamaan yang akan digelar pada Minggu (14/12) mendatang....
Feaby/Teraslampung.com
Kotabumi--Ketua Fraksi PDIP DPRD Lampung Utara (Lampura), Rico Picyono meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk lebih terbuka mengenai sumber dana kegiatan keagamaan yang akan digelar pada Minggu (14/12) mendatang.
“Kegiatannya bagus untuk membangun moral spiritual umat. Tapi tidak lantas bisa menabrak tertib anggaran,” tutur dia melalui pesan singkat Blackberry, Sabtu (6/12).
Menurut Rico, pihaknya bakal mempertanyakan langsung kepada Pemkab terkait besaran dana yang dihabiskan berikut sumber dana untuk kegiatan tersebut khususnya dalam rapat anggaran.
“Kalau pun memakai dana talangan, dana talangan dari mana?. Nanti pas rapat anggaran (pasti) kita pertanyakan” ujarnya.
Kejelasan mengenai sumber dana berikut besaran dana yang akan digunakan dari setiap kegiatan terbilang penting. Terlebih kegiatan dimaksud bertujuan untuk membangun moral masyarakat Lampura.
“Daging ayam juga bisa jadi haram kalau ayamnya punya orang (lain). Apalagi cara masaknya salah,” tegas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Lampung Utara akan menggelar kgiatan tablig akbar pada Minggu (14/12). Namun, kalangan Dewan menegaskan kegiatan itu berpotensi melanggar Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014.
Pasalnya, kegiatan yang menjadi salah satu program unggulan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara tersebut diduga kuat tidak tercantum dalam rencana kegiatan dan anggaran Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura tahun 2014. Bupati Agung sendiri mulai memimpin Lampura terhitung sejak tanggal 25 Maret 2014 atau saat Perda APBD telah disahkan oleh pemerintahan mantan Bupati Zainal Abidin.
Kepala Bagian Kesos Pemkab, Sinar Barkah, mengaku program tablig akbar belum dianggarkan oleh Pemkab Lampura pada tahun 2014 ini. Program dimaksud baru akan dianggarkan pada tahun 2015 mendatang. “Tahun 2014 ini memang belum dianggarkan. Cuma kegiatan ini harus tetap jalan karena untuk mendukung program Bupati,” ujar dia, diruangannya, belum lama ini.
Lantaran belum dianggarkan, terus dia, pihaknya berinisiatif untuk memungut sumbangan pribadi dari setiap Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (Kepala Dinas atau Badan,red) agar kegiatan ini dapat terselenggara. “(Dananya bersumber dari) sumbangan pribadi semua Kepala Satker (Satuan Kerja),” katanya.
Diketahui, Minggu (14/12) mendatang, Pemkab Lampura bakal menggelar kegiatan tablig akbar dengan mendatangkan Mamah Dedeh.



