Way Sesah Kembali Meluap, Puluhan Rumah di Kotabumi Terendam Banjir
Feaby/Teraslampung.com Sebuah rumah di Dusun Rawa Karya, Kelurahan Kota Alam, Kotabumi Selatan, Lampung Utara terendam banjir, Minggu (17/1). KOTABUMI– Aliran Sungai (Way) Sesah, Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) kembali meluap, Sab...
Feaby/Teraslampung.com
| Sebuah rumah di Dusun Rawa Karya, Kelurahan Kota Alam, Kotabumi Selatan, Lampung Utara terendam banjir, Minggu (17/1). |
KOTABUMI– Aliran Sungai (Way) Sesah, Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) kembali meluap, Sabtu (17/1) sekitar pukul 09:00 WIB. Akibatnya, sekitar 25 rumah warga di RT 5/LK III, Dusun Rawa Karya, Kelurahan Kota Alam, Kotabumi Selatan kembali direndam banjir setelah sebelumnya sempat surut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu (17/1) sekitar pukul 16:00 WIB, air terus merangkak naik. Ketinggian air untuk kali kedua dalam satu pekan ini berkisar antara 30 Centimeter hingga 1 Meter.
Sabki, salah satu warga korban banji, menuturkan luapan air Way Sesah mulai menyentuh rumah warga pada Sabtu(17/1) sekitar pukul 07:00 WIB hingga sekarang (Sabtu, 17/1/2015), pukul 15.30 WIB). Padahal, menurutnya, air banjir sempat surut pada Jumat (16/1) lalu. “Sekitar pukul 09:00 WIB, air mulai naik lagi ke rumah,” kata dia.
Luapan banjir kali ini, menurut Sabki, lebih besar dari banjir pada Selasa (13/1) lalu. Hal ini dibuktikan lebih banyak rumah yang terkena banjir. “Banjir pada Selasa lalu (13/1) lalu, jumlah rumah warga yang terendam banjir hanya sekitar 18 rumah. Sekarang sampai puluhan rumah yang kebanjiran,” katanya.
Di tempat yang sama, ketua RT 5/LK III, Nur Asikin, mengatakan jumlah rumah warga yang terendam banjir di daerahnya setidaknya ada 25 rumah. “Banjir merendam sekitar 25 rumah warga saya,” kata dia.
Asikin membenarkan banjir kali kedua yang terjadi dalam satu pekan ini lebih besar intensitasnya dari banjir sebelumnya. “Saat banjir Selasa lalu, rumah saya hanya bagian belakangnya yang terendam. Sekarang luapan air nyaris menyentuh bagian depan rumah.Iini mungkin akibat hujan deras di daerah atas (hulu),” paparnya.
Sementara, Camat Kotabumi Selatan, Sani Lumi ketika ditemui di lokasi banjir mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Kepolisian, dan TNI. Koordinasi ini dimaksudkan untuk mencegah peristiwa yang tidak diinginkan dan dapat cepat melakukan evakuasi atas warga saat dibutuhkan.
“Evakuasi warga sementara ini belum diperlukan,” katanya.
Menurutnya, berdasarkan data sementara, total rumah warga yang terendam banjir di Kecamatan yang ia pimpin, berjumlah sekitar 30 rumah. Rinciannya, 25 rumah di Dusun Rawa Karya, dan 5 rumah lainnya di daerah Tanah Miring, Kotabumi.
“Nanti malam, rencananya pak Sekkab (Sekretaris Kabupaten) dan pejabat lainnya mau ke sini (Dusun Rawa Karya),” katanya.



