Warga: Jalan Gedongtaan-Kedondong Rusak Parah Seperti Sungai Mati!
Jalan di Jatimulyo, Lampung Selatan. BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com– Sejumlah warga meminta adanya perbaikan jalan Provinsi di Jalan Senopati Jatimulyo, Kabupaten Lampung sampai Kibang, Metro harus segera dilakukan. Lubang luban...
| Jalan di Jatimulyo, Lampung Selatan. |
BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com– Sejumlah warga meminta adanya perbaikan jalan Provinsi di Jalan Senopati Jatimulyo, Kabupaten Lampung sampai Kibang, Metro harus segera dilakukan. Lubang lubang di beberapa ruas jalan sangat menganggu kenyamanan dalam berkendara.
Menurut Yudi (30) , warga Jatimulyo Lampung Selatan, ruas jalan Provinsi di Kabupaten Lampung Selatan dipenuhi lubang kira-kira sepanjang 0,5 meter hingga 1,5 meter.
“Seperti Jalan Senopati di Jatimulyo Kabupaten Lampung Selatan dipenuhi lubang kira-kira 0,5 m hingga 1,5 m. Meski jalan itu rusak bertahun-tahun namun Pemerintah setempat tak kunjung memperbaiki. Jalan rusak itu mulai dari perbatasan Senopati hingga Tugu Pasar Jatimulyo,” kata dia
Keluhan serupa juga diungkapkan para pembaca teraslampung.com setelah membaca viral berita di media sosial. (Horeee! Jalan Sudah ‘Lus Mulus’. Ini Proyek Ruas Jalan di Lampung yang Sudah Kelar).
Berita baik itu ketika menyebar di medsos, hanya dalam hitungan jam langsung menjadi viral dan diklik ribuan orang. Banyak pengguna medsos yang menyambut baik kabar itu.Namun, tidak sedikit yang masih mengeluhkan buruknya infrastruktur jalan di sekitar tempat tinggalnya.
Acep Arifin, misalnya, ketika berita lanjutan berjudul Jalan Mulus Harus Diimbangi Pemeliharaan yang Baik dan beredar di medsos, ia menulis dalam komentarnya: “Jangan lupa di desa PURWATANI jalannya sudah hancur, yg terusan dari KOTA BARU LAMPUNG”.
Ahmad Jayadi menukas lewat komentar: “Alhamdulilaah….semoga jalan” yg lain juga di perbaiki..
Terutama pasawaran tuuh pak.. Yg dari GEDONG TATAAN arah KEDONDONG”.
Jalan di Gedongtaan yang hancur lebur rupanya membuat warga sekitar iri, marah, masygul jadi satu.Menurut mereka, ruas jalan itu termasuk jalan provinsi, tetapi sampai sekarang dibiarkan hancur.
Dhiyauddin Lathief, seorang pemilik akun Facebook yang menjadi anggota Grup WE LOVE LAMPUNG: SANG BUMI RUWA JURAI, menulis dalam komentarnya: “blum adil pemerintah in.perng antr elit politik dri dlu jdi korban rakyat….pelototin itu jlan kedondong pesawaran itu jl. propinsi bukn jl. kabupaten. ap itu adil kmi rkyat jdi imbasnya..tlong kami…..kedondong city”.
Komentar itu kemudian ditimpali Tamong Andi,“Tamong Andi gua jg g tau apakah jln dari SIMPANG PENAWAR SAMPAI RAWA JITU jln Propinsi,Kabupaten kota,apa jln RT,dr dulu msih jln tanah & berlobang”.
Lalu dipertegas oleh Kholil Aries,”Jalan tataan -kedondong rusak parah sperti sungai mati”.
Terkait masih banyaknya jalan provinsi yang rusak, anggota Komisi IV DPRD Lampung Watoni Noerdin meminta Dinas Perkerjaan Umum dan Bina Marga Lampung melakukan infentarisir jalan-jalan provinsi di sejumlah kabupaten yang belum tersentuh perbaikan.
Watoni menyoroti rusak parahnya jaran yang menghubungkan Kabupaten Lampung Selatan dan Metro. Menurut Watoni, jalan itu bisa diperbaiki diperbaiki. Pasalnya kondisi jalan tersebut cukup memprihatinkan.
“Kita berharap jalan ini bisa diperbaiki. Sehingga layak dilalui nantinya,” ungkapnya. Watoni menjelaskan kerusakan jalan yang panjang 11 Km. Memang tidak tidak seluruh jalan tersebut mengalami kerusakan yang parah. Menurutnya akses jalan yang menguhubungkan Bandar Lampung, Metro dan Lampung Timur ini harus diperbaiki, apalagi perbaikanya anggaran mencapai Rp 10 miliar dalam APBD 2015.
“Apalagi November memasuki musim hujan jadi dampak dengan kerusakan jalan tersebut, jika musim hujan maka akan membuat jalan tergenang. Karena dengan jalan tersebut rusak membuat cekungan dan menampung air. Dari pantauan memang kondisi jalan sudah pecah dan cukup mengkhawatirkan. Sehingga sulit dilalui dengan kendaraan,” tandasnya.
Selain itu, Watoni juga mengapresiasi Dinas PU yang sudah memperbaiki jalan Provinsi Lampung. Di antaranya di Lempasing sampai Padang Cermin, ,meski pengerjaanya dilakukan secara tambal sulam.
Watoni juga mengapresiasi ruas jalan di Punduh Pidada yang saat ini sudah dibeton sampai 500 meter.
“Kami mendorong jalan-jalan yang mengakses sentra-sentra produksi dan pariwisata agar tertangani dengan baik,” katanya.
Terpisah, Sekrearis Dinas Bina Marga Roni Witono belum berhasil dikonfirmasi terkait kapan jalan provinsi jalan Jatimulyo diperbaiki.
Mas Alina Arifin/Dewi Ria Angela



