Warga Desa Wonosari Mesuji Kesulitan Dapatkan Air Bersih
Bupati Mesuj, Khamami, bertemu para petani yang mengeluhkan sulitnya mengairi lahan pertanianna akibat musim kemarau. TERASLAMPUNG.COM, Mesuji- Musim kemarau panjang membuat warga Desa Wonosari, kKecamatan Mesuji Timur,Kabupaten M...
| Bupati Mesuj, Khamami, bertemu para petani yang mengeluhkan sulitnya mengairi lahan pertanianna akibat musim kemarau. |
TERASLAMPUNG.COM, Mesuji- Musim kemarau panjang membuat warga Desa Wonosari, kKecamatan Mesuji Timur,Kabupaten Mesuji kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Sebagian besar sumur di desa tersebut sudah mengering sejak dua bulan lalu.
Yang dialami Supriyanto (52), misalnya.Ketika ditemui Bupati Mesuj, Khamami, Supryanto mengaku terpaksa mengambil air dari sumber mata air di sumur bor zaman peninggalan era transmigrasi. Untuk bisa mendapatkan air, Supriyanto bermodalkan gayung dan dua buah jerigen Ia harus sabar menadangi air yang mengucur dari sumber mata air itu.
“Kalau untuk masak dan minum, kamimasih mengandalkan bantuan distribusi air dari Pemda. Tetapi itu pun harus berebut dengan masyarakat yang lain. Kala enggak berebut ya tida kebagian air bersih. Sebab, jatah air bersih dari Pemda juga masih terbatas,” katanya.
Hal sama juga diungkapkan oleh Sularmo(45) salah petani cabai di SP 12 Desa Mulyo Sari, Kecamatan Mesuji. Ia berharap adanya perhatian dari pemkab Mesuji melalui Dinas Pertanian untuk pinjam mesin bajak, mesin penyedot air (alkon), dan pupuk.
Namun hal utama yang paling dibutuhkan adalah adanya petugas penyuluh pertanian yang dapat membantu petani dalam mengatasi berbagai masalah tanaman.
Namun, Sularmo mengaku selama bercocok tanam, dia tidak pernah menemui PPL dari pemda yang turun kebawah untuk menemui petani termasuk dirinya. Sebab, rata-rata petani masih banyak yang belum paham tentang penanganan masalah pada tanaman supaya hasilnya bisa maksimal.
Selain itu kendala lain yang dihadapi petani disana adalah sulitnya air tawar untuk menyiram tanaman. Sebab, apabila disiram menggunakan air payau dapat merusak tanaman. Selama ini hanya mengandalkan pupuk cair untuk pertumbuhan tanamannya.





