Walikota Pairin Kukuhkan Forum Pemuda Lintas Agama Kota Metro

Metro, Teraslampung.com—Walikota Metro Ahhmad Pairin mengukuhkan Forum Pemuda Lintas Agama Kota Metro di Dam Raman, Kelurahan Purwo Asri, Metro Utara, Jumat (4/3). Acara pengukuhan tersebut dibarengi dengan acara penanaman  150 pohon di sekitar...

Walikota Pairin Kukuhkan Forum Pemuda Lintas Agama Kota Metro
Walikota Metro Achmad Pairin mengukuhkan Forum Pemuda Lintas Agama Kota Metro, jumat (4/3)

Metro, Teraslampung.com—Walikota Metro Ahhmad Pairin mengukuhkan Forum Pemuda Lintas Agama Kota Metro di Dam Raman, Kelurahan Purwo Asri, Metro Utara, Jumat (4/3). Acara pengukuhan tersebut dibarengi dengan acara penanaman  150 pohon di sekitar area Dam Raman dan tempat ibadah.

Acara pengukuhan dihadiri oleh  Wakil Walikota Metro Djohan, Fokorpimda Kota Metro, Ketua Penggerak PKK Kota Metro Hariyati, Asisten di Pemerintahan Kota Metro, Kepala Badan, Dinas Kota Metro, Camat dan Lurah se Kota Metro, Pengurus FKPPI, serta warga sekitar Kelurahan Purwo Asri.

Kepala Kantor Kementrian Agama Qomaru Zaman mengatakan forum pemuda lintas agama Kota Metro merupakan  wadah untuk menjaga kerukunan antar umat beragama dan sebagai dukungan pemerintah terhadap forum ini.

“Acara ini diadakan di tempat terbuka dengan maksud untuk menghijauakan lingkungan dan mengurangi pemanasan global,”katanya,

Qumaru  mengaku pengukuhan ini diadakan di ruang terbuka, guna mengajarkan tanggung jawab kepada anak-anak penerus kita, terhadap lingkungan. “Kedepan diharapkan, dapat mengadakan rapat di ruang terbuka, agar ada sentuhan terhadap ruang terbuka. Serta dengan adanya forum dari lima agama ini, diharapkan juga kedepan Kota Metro menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Achmad Pairin mengaku bangga dan memberikan apresiasi terhadap forum ini dengan Kesbangpol, yang mana kegiatan ini bisa berjalan sedimikan. Atas kerjasamanya dengan masyarakat, kegaiatan ini nantinya juga di prakarsai dengan forum ini.

“Mari kita benar-benar menjaga kerukunan akan membetuk keamanan dari seluruh agama, guna menyatu dalam perbedaan keyakinan. Mengenai kegiatan menanam pohon, bukan hanya sekedar menanam pohon, melainkan yang terpenting perawatanya. Dan selanjutnya saya berpesan kepada masyarakat hendaknya dapat menopang dan berperan dalam kegiatan pada hari ini,” katanya.