Wagub Lampung: Peningkatan Angka Kemiskinan tak Bisa Dihindari
Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri memastikan adanya target penurunan kemiskinan di Pemprov Lampung, dengan percepatan program pembangunan dan percepatan pe...
| Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri |
BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri memastikan adanya target penurunan kemiskinan di Pemprov Lampung, dengan percepatan program pembangunan dan percepatan perputaran aliran dana.
“Kita punya target agar kemiskinan menurun. Untuk pengentasan kemiskinan pasti ada programnya. Namun demikian, peningkatan angka kemiskinan tidak dapat dihindari, apalagi sekarang lagi musim kemarau, gagal panen. Wajar kalau terjadi peningkatan kemiskinan terlebih adanya PHK,” katanya seusai pelantikan puluhan pejabat eselon Pemprov Lampung, di Balai Keratun, Rabu (16/9).
Menurut wagub ada banyak sekali faktor penyebab kemiskinan diantaranya melambatnya masalah perekonomian negara-negara lain seperti China, dan perputaran dana yang mengalir.
“Faktor kemiskinan antara lain melambatnya perkembangan ekonomi Indonesia, kendala- kendala perekonomian negara lain seperti China. Dapat dilakukan pengentasan kemiskinan dengan program pembangunan dipercepat, aliran dana untuk pembangunan dipercepatn dan adanya perputaran dana yang cepat di Lampung,” kata Bachtiar.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung menunjukkan, penurunan jumlah penduduk miskin di Provinsi Lampung selama 2014 tidak terlalu signifikan, yaitu hanya 0,07 persen dibanding 2013 lalu.
Pada 2013, penurunan jumlah penduduk miskin di Lampung 14,28 persen dari total penduduk miskin sebanyak 1.134.280 orang. Salah satu penyebabnya, menurut BPS Lampung, karena gagalnya program raskin dan meningkatkan jumlah penduduk miskin di perdesaan.
Dengan jumlah penduduk sebanyak 1,1 juta jiwa lebih atau 45,39 persen dari jumlah penduduk, Lampung menempati posisi ketiga di Sumatera yang memiliki pesentase jumlah penduduk miskin terbanyak setelah Aceh dan Bengkulu.
Kecilnya penurunan jumlah penduduk miskin, kata Kepala BPS Lampung Adhi Wiriana, terjadi karena jumlah angka kemiskinan di kota terjadi penurunan sedangkan kemiskinan di desa terus terjadi peningkatan.
“Selama periode Maret 2014 – September penduduk miskin di perkotaan berkurang sekitar 6,43 ribu orang sedangkan kemiskinan di perdesaan meningkst 7,44 ribu orang. Total seluruh penduduk miskin di Lampung memcapai 1.142,92 ribu orang,” kata Adhi.
Berdasarkan data Teraslampung,com. hingga kini Provinsi Lampung masih tercatatan sebagai tiga provinsi termiskin di Pulau Sumatera setelah Aceh dan Bengkulu. Kondisi ini sudah terjadi lebih dari 10 tahun terakhir, sejak Lampung dipimpin Gubernur Sjachroedin Z.P.
Mas Alina Arifin





