Wabub Lampura Harapkan Rakor PTSP Berdampak Positif bagi Investasi

‎Feaby/Teraslampung.com Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Lampung Utara, Sri Mulyana‎ menyampaikan sambutan di depan Wakil Bupati Sri Widodo (duduk – kanan) dalam Rapat Koordinasi Pelayanan Terpadu Satu P...

Wabub Lampura Harapkan Rakor PTSP Berdampak Positif bagi Investasi

‎Feaby/Teraslampung.com

Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Lampung Utara, Sri Mulyana‎ menyampaikan sambutan di depan Wakil Bupati Sri Widodo (duduk – kanan) dalam Rapat Koordinasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Kotabumi–Wakil Bupati Sri Widodo berharap Rapat Koordinasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) seluruh Provinsi Lampung dapat berimbas positif pada pertumbuhan dunia usaha di Lampung. Harapan orang nomor dua di Lampung Utara ini disampaikannya pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) PTSP se-Lampung yang digelar di Gedung Korpri, Kotabumi (25/11) sekitar pukul 10:00 WIB.

“Saya harap, rakor ini dapat memancing masuknya investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri sehingga bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat di Provinsi Lampung dan Lampung Utara, khususnya,” kata Sri Widodo.

Menurut mantan Kepala Dinas Kesehatan itu, pihaknya telah berusaha keras melakukan usaha agar dunia usaha di wilayah terus berkembang dan terus berusaha memancing para investor agar mau menanamkan modal atau berinvestasi di wilayahnya. Berbagai upaya yang telah dilakukannya itu di antarnya berupa pemutihan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang lebih dari 3 tahun, pemberian insentif dan kemudahan bagi investor berupa pembebasan retribusi bagi usaha mikro.

“Pemkab Lampung Utara telah melakukan dan akan terus melakukan terobosan untuk memancing para investor agar mau menanamkan investasinya di sini. Tujuannya hanya untuk kesejahteraan masyarakat,” papar dia.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Daerah (BPMPPTD) Provinsi Lampung, Gulivar mengatakan keberadaan pelayanan perizinan terbilang penting karena menyangkut minat investasi tapi sayangnya hingga kini masih terkendala oleh sejumlah keterbatasan.

“Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sangat menentukan perekonomian daerah. Karena perizinan usaha dapat jadi indikator dan sebagai penentu kinerja tata ekonomi daerah,” urainya.

Gulivar menyatakan, hendaknya PTSP melakukan berbagai terobosan inovatif karena bersentuhan langsung dengan para pelaku ekonomi yang notabene berperan besar dalam pergerakan roda perekonomian di masyarakat. Ia mencontohkan, salah satu terobosan yang dilakukan pihaknya ialah memproses perizinan hanya dalam

“Kami di Provinsi melayani perizinan kurang dari 30 menit asalkan berkasnya lengkap. Saya berharap PTSP Kabupaten/Kota juga bisa meningkatkan kinerjanya,” harap dia.

Sementara, Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Lampura, Sri Mulyana menuturkan, peserta dari rakor PTSP ini datang dari PTSP seantero Lampung. Tujuannya, agar dapat menjadi wahana silaturahmi dan konsolidasi berbagai kebijakan di bidang penanaman modal dan pelayanan perizinan sehingga dapat merumuskan sebuah kesepakatan bersama dan berbagai langkah strategis.

“Semoga rakor kali ini menghasilkan kesepakatan positif bagi dunia usaha di Lampung dan Lampung Utara,” katanya.