Terkait Proyek, Kader HMI Demo Dinas PU Lampung Utara
Feaby/Teraslampung.com Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kader HMI Lampung Utara di depan Kantor Dinas PU Lampung Utara di Kotabumi, Kamis (17/9). Para mahasiswa itu mengritik pelaksanaan tender proyek di Dinas Pekerjaan Umum yang tidak...
Feaby/Teraslampung.com
Kotabumi–Sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lampung Utara menggelar unjuk rasa di kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kamis (17/9) sekitar pukul 11,00 WIB.
Dalam orasinya, mereka menyoroti tender sejumlah proyek pada Dinas PU yang diduga dilakukan secara tidak profesional. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat rekomendasi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang berisikan saran untuk membatalkan sejumlah proyek akibat ketidak profesionalan pihak panitia lelang Dinas PU.
“Sejumlah proyek pembangunan terindikasi adanya kecurangan dengan dibuktikan adanya surat rekomendasi dari LKPP untuk membatalkan sejumlah proyek karena ketidakprofesionalan pihak panitia,” tegas Koordinator Lapangan unjuk rasa, Ade Chandra, Kamis (17/9).
Menurut HMI, hal itu membuktikan bahwa Dinas PU tidak mampu menyusun perencanaan yang sistematis, efektif, dan efisien dalam pembangunan sehingga berimbas pada ketidakjelasan dan lambannya serapan anggaran tahun ini.
Selain menyoroti saran LKPP, mereka juga menyoroti sejumlah proyek yang tak memasang papan nama proyek sehingga menyebabkan masyarakat kesulitan untuk mendapatkan informasi seputar proyek dan adanya sejumlah oknum PNS yang diduga turut ‘bermain’ dalam tender proyek.
Akhirnya setelah puas menggelar orasi, rombongan HMI dimaksud dipersilakan masuk ke ruangan Aula PU untuk membahas tuntutan mereka. Dalam pertemuan itu hadir Asisten II, Fahrizal Ismail, Kepala Dinas PU, Syahbudin, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Murni Rizal, dan Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja, Kompol. A. Hanan. Hingga pukul 11:30 WIB, rapat antara HMI dan perwakilan Pemkab masih berlangsung.





