Terjatuh di Masjid Nabawi, Jamaah Haji Asal Lampura akan Dioperasi
Feaby/Teraslampung.com Masjid Nabawi (Ilustrasi) Kotabumi–M.Muthohari Sarjaya (87), jamaah haji asal Lampung Utara yang dikabarkan terjatuh saat menuruni anak tangga di Masjid Nabawi, Medinah, Arab Saudi akan menjalani operasi pada Mi...
Feaby/Teraslampung.com
| Masjid Nabawi (Ilustrasi) |
Kotabumi–M.Muthohari Sarjaya (87), jamaah haji asal Lampung Utara yang dikabarkan terjatuh saat menuruni anak tangga di Masjid Nabawi, Medinah, Arab Saudi akan menjalani operasi pada Minggu (18/10) ini.
“Akibat terjatuh, sendi pinggul M. Muthohari terlepas dan akan dioperasi pada hari Minggu (18/10),” kata Kasie Urusan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Utara, Herman Ali, Sabtu (17/10).
Herman Ali menuturkan, kejadian yang menimpa M.Muthohari Sarjaya yang berasal dari Desa Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara itu berawal saat yang bersangkutan hendak menuruni tangga usai shalat di Masjid Nabawi. Saat sedang turun, yang bersangkutan mendadak terpeleset sehingga terjatuh.
“Menurut informasi dari para petugas haji di Arab Saudi, Muthohari terpeleset saat menuruni anak tangga sehabis solat di Masjid Nabawi pada Rabu(14/10). Tapi, saat itu, yang bersangkutan masih bisa berdiri dan kembali ke hotel,” paparnya.
Sayangnya, pada keesokan harinya, yang bersangkutan ternyata tak mampu menggerakkan badannya dan merasa sakit terutama pada bagian pinggangnya. Hasil diagnosa ternyata sendi pinggul Muthohari terlepas dan harus segera dioperasi.
“Karena harus dioperasi pada Minggu nanti, kami perkirakan M. Muthohari tak dapat pulang bersama rombongan jamaah haji kita,” imbuhnya lagi.
Sebelumnya, Diketahui, dari total 346 jamaah haji Lampung Utara, dua di antaranya menghembuskan nafas terakhirnya di tanah suci Mekkah, Arab Saudi. Keduanya yakni Rohani Sekalung Abdulah (80) binti Abdullah yang beralamat di RT I/RW I, Desa Gedung Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan. Kemudian Dawam Mulyorejo (84), warga Desa Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara.
Keduanya meninggal akibat dehidrasi (kekurangan cairan) dan penyakit paru – paru obstruksi kronis. Rombongan Jamaah haji asal Lampung Utara sendiri diperkirakan akan tiba pada tanggal 20 Oktober mendatang.





