Pemprov Lampung Siapkan Program Pengentasan Kemiskinan

Kepala Bappeda Lampung Taufik Hidayat pada acara Rakor Sekda se-Lampung di Restoran Rumah Kayi, Kamis (22/10). BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Pemprov Lampung sedang menyiapkan pengentasan desa tertinggal yang ada di beberapa kabu...

Pemprov Lampung Siapkan Program Pengentasan Kemiskinan
Kepala Bappeda Lampung Taufik Hidayat pada acara Rakor Sekda se-Lampung di Restoran Rumah Kayi, Kamis (22/10).

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Pemprov Lampung sedang menyiapkan pengentasan desa tertinggal yang ada di beberapa kabupaen di Provinsi Lampung.

“Ada ratusan desa tertinggal , di beberapa kabupaten . Ada jumlah 100 desa di Tanggamus dan  34 desa di  Lampung Utara . Desa tertinggal ini mudah mudahan  dalam waktu dekat akan dientaskan,” kata Kepala Bappeda Provinsi Lampung Taufik Hidayat dalam paparannya di acara Rakor Sekda dan Sekkot se-Lampung di Restoran Rumah Kayu, Bandarlampung, Kamis (22/10).

Tentang infrastruktur, kata Taufik,   jalan Provinsi Lampung  di tahun 2016 ditargetkan dalam keadaan mantap. Sementara itu, sebelum tahun 2012 belum terdata mantab dan ini berdasarkan data dinas bina marga.

Soal pembebasan lahan  jalan tol di Lampung Selatan  tidak bermasalah kecuali di Lampung Tengah , dan  gubernur  sudah memberikan arahan agar lancar.

Sedangkan soal  tata ruang, provinsi  sedang memproses revolusi  tata ulang peninjauan kembali teruatama adanya program  jalan nasional. Terutama untuk pengembangan kawasan  industri, untuk kota/kabupaten  segera  memprosesnya. Khususnya Lampung Selatan  untuk kawasan  kota baru di dalam RTRW- nya sudah  ada landasan  perencanaanya.

Menurut Taufik, RPJMD provinsi  masih dalam proses penataan.  Khusus kota yang masih dalam proses pemilihan walikota/bupati  maka akan ada koordinasi dengan kabupaten/kota.

” Provinsi  juga sudah  menyiapkan RPJMD dan RPMD dalam wibsite mekanisme perencanaan dengan  sistem online. Selain itu, gubernur juga  sudah  tandatangan  dengan badan informasi geoparsial dengan simpul jaringan. Sudah ada pelatihan juga unttuk staf Bappeda,” katanya.

Mas Alina Arifin