Pawai Pembangunan Berlangsung Singkat, Banyak Penonton Kecewa
Peserta pawai kendaraan hias dalam rangka Lampung Fair melintasi Jl Susilo Bandarlampung, Sabtu sore (19/9). TERASLAMPUNG.COM — Antusiasme warga Bandarlampung untuk menyaksikan Pawai Pembangunan yang digelar Pemprov Lampung, Sabtu sian...
| Peserta pawai kendaraan hias dalam rangka Lampung Fair melintasi Jl Susilo Bandarlampung, Sabtu sore (19/9). |
TERASLAMPUNG.COM — Antusiasme warga Bandarlampung untuk menyaksikan Pawai Pembangunan yang digelar Pemprov Lampung, Sabtu siang (19/9/2015) tidak sebanding dengan penampilan para peserta pawai. Pawai yang berlangsung singkat, iring-iringan kendaraan berjalan cepat, dan semrawut membuat banyak penonton kecewa.
Pawai Pembangunan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Lampung Fair 2015 yang dipusatkan di Pusat Kegiatan Olahraga Way Halim (PKOR) Bandarlampung.
Rute yang dilalui antara lain Jl Dr. Susilo- Jalan Diponegoro- Jl AhmadYani-Kartini- Jl.Teuku Umar-Sultan Agung dan finish di PKOR Way Halim.
Sejumlah warga mengaku pawai kali ini kurang menarik dan berlangsung singkat. “Dari tahun ke tahun cuma seperti itu. Lagi pula cum sebentar. Iring-iringan mobil pawai tidak seperti jalannya sebuah karnaval, terlalu cepat,” kata Rubiah,48, warga Lungsir, Bandarlampung.
“Kami sudah dua jam menunggu di sini (depan Masjid Al Furqon). Panas-panasan. Tapi jalannya pawai cepat banget, cuma sekilas,” kata Rudi, 27, seorang blogger dan fotografer.
Meski terlihat lancar, kesemrawutan terjadi ketika iring-ringan pawai melintas di sekitar Tugu Pengantin di depan Masjid Al Furwon, Lungsir, Bandarlampung.
Karena kurang koordinasi, dua tim pawai terlihat menyimpang dari rute yang seharusnya. Dua tim itu adalah tim Reog Ponorogo dan Barongsai. Mereka bukannya mengikuti rute dengan mengambil jalan ke kanan dari Jl Susilo menuju Jl. Sudirman menuju PKOR, tetapi langsung ke arah kiri ke jalan turunan Jl. Diponegoro dan berhenti di dekat pintu belakang Hotel Marcopolo.
Tidak tampak ada pendamping tim yang mengarahkan masing-masing tim. Yang terlihat di samping iring-iringan pawai hanya polisi lalu lintas yang sibuk mengatur lalu lintas kendaraan dan penonton.
Ada 58 peserta pawai, yang berasal dari 7 kabupaten/kota, 39 satuan kerja di lingkungan Pemprov Lampung dan sisanya berasal dari BUMN,BUMD, Perbankan dan umum.
Pawai yang dilepas oleh Wakil Gubernur Bachtiar Basri sudah dinantikan warga sejak pukul 12.00 WIB, meskipun baru dimulau pukul 14.00 WIB.
Wakil Gubernur Bachtiar Basri berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana promosi bagi Pemerintah Provinsi Lampung dan dunia usaha.
“Melalui pawai masyarakat bisa menyaksikan langsung program dan kegiatan yang telah dilakukan oleh Pemerintah. Termasuk inovasi yang telah dilakukan,” kata Wagub.





