Kemenag Tolak TPHD dan TKDH Usulan Pemkab Lampung Utara
Feaby/Teraslampung.com Ibadah Haji (ilustrasi/dok) KOTABUMI–Seperti yang sudah diperkirakan sejumlah kalangan sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) pusat akhirnya ‘menolak’ dua nama Tenaga Pendamping Haji Daerah (TPHD)...
Feaby/Teraslampung.com
| Ibadah Haji (ilustrasi/dok) |
KOTABUMI–Seperti yang sudah diperkirakan sejumlah kalangan sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) pusat akhirnya ‘menolak’ dua nama Tenaga Pendamping Haji Daerah (TPHD) dan Tenaga Kesehatan Daerah Haji (TKDH) yang diusulkan Pemkab Lampung Utara tahun ini. TPHD dan TKDH yang telah ‘ditolak’ oleh Kemenag pusat tersebut sebelumnya memang dianggap sejumlah pihak tak memenuhi persyaratan sebagaimana yang diharuskan atau dengan kata lain memang tidak layak.
“Kabar (penolakan) itu kami terima pada Selasa (30/7) lalu. Keduanya dianggap gagal Siskohat,” kata Kepala Seksi Haji Kemenag Lampura, Herman Ali, melalui pesan BlackBerry-nya, Jumat (3/7) malam.
Alasan keduanya gagal dalam Siskohat, menurut Herman Ali, berbeda satu sama lain. Alasan pembatalan atau ‘penolakan’ TPHD itu dikarenakan usianya telah melewati batas. Sementara untuk TKD yang ‘ditolak, alasannya karena usia yang bersangkutan masih dianggap kurang dan juga bukan tamatan Sarjana sebagaimana yang tertuang dalam persyaratan.
“(Untuk TPHD) Usianya kelebihan. Sementara yang satunya (TKHD) umurnya kurang serta bukan S1,” paparnya.
Menyikapi ‘penolakan’ atau pembatalan tersebut, masih kata Herman, Pemkab telah kembali mengajukan dua nama baru untuk TPHD dan TKHD kepada pihaknya untuk diteruskan ke Kemenag pusat melalui Kemenag Provinsi. Kedua TPHD dan TKHD yang baru itu yakni Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial, Erwin dan Kepala Puskesmas II, Yoane Lisa. Sedangkan mengenai persyaratan lainnya bahwa TPHD dan TKHD harus menguasai bahasa Inggris dan Arab, Herman enggan berkomentar banyak karena Kemenag pusat-lah yang menentukannya.
“Soal itu (bahasa), nanti kita lihat saja setelah kita usulkan ke pusat muncul apa enggk nama mereka,” terang dia.
Sementara mengenai berapa total jamaah haji Lampra yang akan berangkat ke tanah suci kali ini, ia mengatakan, masih menunggu pelunasan biaya haji tahap kedua yang diwajibkan kepada para calon jamaah. Sedangkan jumlah sementara jamaah haji yang telah melunasi biaya haji tahap pertama berjumlah 328 orang.
”Pelunasan tahap kedua dimulai sejak tanggal 7-13 Juli ini. Kalau jadwal keberangkatan, masih akan dibahas pada rapat mendatang,” kata dia mengakhiri pembicaraan.





