Heri Wardoyo Pimpin Gerakan Bersih Masjid di Tulang Bawang

Wakil Bupati Tulang Bawang Heri Wardoyo Tulang Bawang –Wakil Bupati Tulang Bawang Heri Wardoyo memimpin “Gerakan Bersih Bersih Masjid” bersama 18 orang dari Dewan Masjid dan RAPI Tulang Bawang pada Jumat ( 21/8).  Masjid per...

Heri Wardoyo Pimpin Gerakan Bersih Masjid di Tulang Bawang
Wakil Bupati Tulang Bawang Heri Wardoyo

Tulang Bawang –Wakil Bupati Tulang Bawang Heri Wardoyo memimpin “Gerakan Bersih Bersih Masjid” bersama 18 orang dari Dewan Masjid dan RAPI Tulang Bawang pada Jumat ( 21/8).  Masjid pertama yang menjadi sasaran adalah  Masjid Islamic Center.

Mereka membersihkan  kamar mandi, tempat wudhu berikut ambal dan sajadah di masjid Islamic Center selama empat jam. Satu relawan bertanggung jawab atas dua meter persegi keramik. Tangga yang juga dipenuhi kotoran kelelawar juga dibersihkan dengan water canon dan cairan pembersih khusus. Hasilnya masjid terlihat rapih, bersih dan wangi.

“Untuk Jumat depan akan  digandakan tenaganya sampai 60 orang dengan melibatkan PMI, LPA, dan mahasiswa Universitas Megou Pak. Targetnya, seluruh keramik kamar mandi dan tempat wudhu Islamic Center mengilap seperti baru. Kerak kotoran yang sudah membatu akan dikikis pelan- pelan,” katanya.

Menurut Heri yang juga Ketua Dewan Masjid Kabupaten Tulang Bawang,  pada minggu ketiga nanti akan diulangi lagi di tempat yang sama sehingga kebersihan di Islamic Center Tulang Bawang akan menjadi contoh kebersihan masjid se-Provinsi Lampung.

Heri menjelaskan gerakan bersih-bersih masjid  akan dilakukan di masjid dan mushala se-Kabupaten Tulang Bawang. Gerakan moral ini jika terus dilakukan secara berkesinambungan nantinya akan menjadi gerakan besar dan sarat manfaat bagi umat.

“Ini kerja raksasa, Bagaimana kita bisa menggerakkan nurani untuk mencintai masjid melalui pintu gotong-royong membersihkan kamar mandi dan tempat wudhu, Selain gerakan bersih – bersih masjid ini, Secara perlahan nanti akan kita barengkan dengan gerakan Aku Cinta Mukena Bersih,” ujarnya..

Sementara itu, untuk gerakan  “Aku Cinta Mukena Bersih”, Ibu-ibu dan remaja putri akan menjadi penggerak utamanya. Mereka akan bekerja secara berkelompok,  mengelola kebersihan mukena di tiap masjid dan mushala di lingkungan tempatnya berada dengan mencucinya setiap minggu.

Satu kelompok berjumlah 5 sampai 10 orang bertanggung jawab atas 5 hingga 10 masjid atau mushala. Mereka juga  wajib mencuci tirai pembatas jemaah lelaki-perempuan sebulan sekali.

“Saya akan menjadi motor fundraising atau pengumpulan dana bagi masjid dan mushala yang belum memiliki mukena. Kami  akan membuktikan bahwa Islam adalah agama yang sangat mencintai kebersihan dan semua di mulai dengan cara yang paling sederhana bahwa ukhuwah bisa dimulai dengan cara yang paling konkret.”jelasnya.

Mas Alina Arifin