Dukung Tercapainya Swasembada Pangan Jadi Program Utama Kodim di Pringsewu
Dandim Tanggamus Let Kol Kristomei Sianturi saat jadi pembicara acara Bincang Jumat PWI Pringsewu, di Kantor PWI Pringsewu, Jumat (10/4). PRINGSEWU, Teraslampung- Mendukung tercapainya swasembada pangan menjadi program unggulan pertama...
| Dandim Tanggamus Let Kol Kristomei Sianturi saat jadi pembicara acara Bincang Jumat PWI Pringsewu, di Kantor PWI Pringsewu, Jumat (10/4). |
PRINGSEWU, Teraslampung- Mendukung tercapainya swasembada pangan menjadi program unggulan pertama Kodim 0424 Tanggamus di teritorial Kabupaten Pringsewu. Hal itu diungkapkan Komandan Kodim 0424 Tanggamus Letkol Infantri Kristomei Sianturi, pada Bincang Jumat PWI Pringsewu, Jumat (10/4) di Sekretariat PWI Pringsewu.
“Kami memiliki tiga program unggulan. Pertama, menyiapkan pertahanan wilayah darat agar personel Kodim terlibat dalam menyukseskan tercapainya swasembada pangan. Kedua, perang terhadap narkoba. Ketiga, serbuan teritorial yaitu bakti TNI, bakti sosial, dan komunikasi sosial,” kata Dandim.
Dandim mengatakan, dalam menyuseskan program nasional swasembada pangan, tugas TNI adalah memberikan pendampingan terhadap petani dan penyuluh pertanian, serta memberikan evaluasi atau masukan kepada petani dan penyuluh pertanian.
“Selain itu juga memberikan masukan kepada pemerintah daerah berkaitan tentang permasalahan-permasalahan maupun solusi dalam pemecahan masalah guna mensuseskan program swasembada pangan, karena ini semua diperlukan kedisiplinan diri maupun semua pihak. Tanpa adanya sikap disiplin yang tertanam dalam diri kita masing-masing niscaya pekerjaan itu akan sukses,” katannya.
Untuk menyiapkan itu, Kodim Tangganus melaksanakan pelatihan-pelatihan pembekalan kepada para Babinsa yang akan diterjunkan guna mendampingi para petani.
Terkait penyaluran puouk bagi petani, Dandim mengatakan pihaknya melakukan pengawalan dari distributor (gudang) hingga sampai ke petani. “Kami akan menindak tegas anggota Kodim yang ketahuan bermain pupuk, bahkan dipecat jika ada anggota kami sebagai pendamping bermain pupuk sehingga merugikan petani,” tegasnya.
Dandim mengatakan, para babinsa pendamping harus melaksanakan kontrol distibusi pupuk, sehingga tidak ada permainan pupuk yang dilakukan para oknum.
Mengenai pemberantasan narkoba, Letkol Infantri Kristomei Sianturi mengatakan pihaknya telah membuat pakta integritas antinarkoba bagi setiap prajurit. “Karena kami sadari narkoba adalah musuh utama bangsa ini, yang harus kita perangi bersama,” kata Dandim.
Dandim menyampaikan apresiasi kepada PWI Pringsewu yang telah mengundang institusinya untuk berbincang-bincang dalam acara Bincang Jumat.
Dandim mengaku, dirinya tidak alergi dengan insan pers karena sudah tahu betul tugas-tugas para insan pers. Istri Dandim Tanggamus adalah mantan reporter media tevelisi nasional. “Kami berharap, para jurnalis dalam membuat berita secara berimbang dan profesional agar bisa turut membangun bangsa ini,” kata pria yang pernah bertugas di Lebanon ini.
Andoyo





