Disnak Keswan Lampung Susun Peta Jalan Kawasan Ternak

Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Ir. Dessy Romas memimpin penyusunan Peta Jalan Kawasan Peternakan di Lampung, di Aula Kantor Disnak Keswan Lampung, di Bandarlampung, 28-30 September 2015.   TERASLAMPUNG.COM–...

Disnak Keswan Lampung Susun Peta Jalan Kawasan Ternak
Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Ir. Dessy Romas memimpin penyusunan Peta Jalan Kawasan Peternakan di Lampung, di Aula Kantor Disnak Keswan Lampung, di Bandarlampung, 28-30 September 2015.  

TERASLAMPUNG.COM– Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Provinsi Lampung menggelar Seminar Penyusunan Peta Jalan Kawasan Peternakan di Lampung, di Aula Dinas Perternakan dan Keswan Lampung, Senin-Rabu (28-30 September 2015).

Menurut Kepala Disnak Keswan Lampung, Dessy Romas, penyusunan peta jalan (roadmap) kawasan peternakan di Lampung sangat bermanfaat untuk dijadikan panduan bagi pengembangan dan pembangunan peternakan di Lampung.

“Selama tiga hari kami mengundang para Kadis Peternakan, ahli, dan praktisi untuk menyusun Peta Jalan Kawasan Ternak di Lampung. Dengan adanya peta jalan itu diharapkan pembangunan peternakan di Lampung akan lebih fokus dan teringrasi,” kata Dessy, Selasa (29/9).

Desy mengatakan, penyusunan peta jalan peternakan di Lampung dilakukan secara partisipatif  dan ddengan mempertimbangkan existing kawasan ternak yang sudah ada. Dalam peta kawasan ternak itu, kata Dessy, akan tergambar daerah mana saja di Lampung yang menjadi pusat kawasan ternak sapi, kambing, dan unggas.

“Lampung Tengah, misalnya, selama ini menjadi basis ternak sapi potong. Dalam peta itu nanti akan terlihat di mana kawasan utamanya, mana saja daerah pendukungnya, berapa jumlah dokter hewan, berapa jumlah mantri hewan, berapa jumlah inseminatornya, ada tidak pasar hewannya, dan sebagainya,” katanya.

Hasil penyusunan peta jalan kawasan ternak tersebut, kata Dessy, selanjutnya akan dilaporkan ke pemerintah pusat dan selanjutnya akan menjadi panduan bagi pengembangan dan pembangunan peternakan di Lampung.

Mas Alina Arifin/Pandu Satrio