Diduga untuk Amankan Proyek DAK, Diknas Lampung Utara Bagi-bagi Uang kepada Wartawan

Feaby/Teraslampungg.com Uang sebesar Rp 300 ribu yang diduga untuk pengamanan proyek dari  dana alokasi khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Lampung Utara dibagi-bagikan kepada para wartawan di Kotabumi, Lampung Utara, Rabu pagi (24/12). Foto:...

Diduga untuk Amankan Proyek DAK, Diknas Lampung Utara Bagi-bagi Uang kepada Wartawan

Feaby/Teraslampungg.com

Uang sebesar Rp 300 ribu yang diduga untuk pengamanan proyek dari  dana alokasi khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Lampung Utara dibagi-bagikan kepada para wartawan di Kotabumi, Lampung Utara, Rabu pagi (24/12). Foto: Teraslampung.com

KOTABUMI– Dinas Pendidikan (Diknas) Lampung Utara (Lampura) diduga bagi – bagi amplop kepada sejumlah wartawan, Rabu (24/12) sekitar pukul 09:00 WIB. Amplop yang berisikan uang sebesar Rp.300 ribu ini disinyalir merupakan uang pengamanan Proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Diknas tahun 2014.

Salah seorang wartawan yang enggan disebutkan namanya, Rabu (23/12 pagi, mengaku sengaja menerima uang sebesar Rp.300 ribu dimaksud sebagai barang bukti untuk ditunjukan kepada Kepala Diknas, M. Isya Sulharis saat dirinya bertemu dengan yang bersangkutan.

“Duit itu sengaja saya terima buat pegangan saya konfirmasi ke Kepala Dinas (Pendidikan). Dan di luar ruangan (Kepala Bidang Perencanaan Diknas) itu juga masih banyak rekan – rekan wartawan lainnya,” kata dia.

Menurutnya uang itu diberikan langsung oleh pegawai Diknas, Iskandar Zulkarnain (mantan Kepala Unit Pelaksana Tugas Daerah/UPTD) di dalam ruangan Kepala Bidang Perencanaan Diknas. Kala itu, dirinya yang secara kebetulan berada di depan ruangan Kepala Bidang Perencanaan diminta untuk masuk ke dalam ruangan dimaksud oleh Iskandar. Sebelum menerima amplop berisi uang itu, dirinya sempat mempertanyakan ihwal tujuan pemberian uang tersebut.

“Pak Iskandar bilang duit itu tali asih dari  pimpinannya (Kepala Dinas,red),  bukan uang pengamanan. Tali asih dan pengamanan apa?Ini yang mau saya tanyakan,” ujarnya dia.

Salah seorang wartawan lainnya yang juga keberatan jati dirinya disebutkan mengatakan bahwa sejatinya pembagian uang dimaksud telah dimulai sejak hari Selasa (23/12). “Dari kemarin (Selasa,red) itu bagi-bagi (uang) nya,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Iskandar Zulkarnain ketika dikonfirmasi menampik bahwa pemberian uang kepada sejumlah wartawan merupakan uang pengamanan DAK melainkan hanya sekedar uang tali asih semata.

“(Uang itu) tali asih aja dari pimpinan (Kepala Dinas,–Red.) kita untuk kawan-kawan media,” kata  dia.

Kendati demikian, Iskandar mengaku tidak mengetahui besaran masing -masing uang yang telah dibagi-bagikan kepada sejumlah wartawan. Karena uang itu diberikan dalam amplop.

Hingga berita ini diturunkan, Rabu siang pukul 12.30 WIB (24/12), Kepala Diknas, M.Isya Sulharis belum dapat dikonfirmasi. Pesan singkat yang dikirimkan tak jua mendapat balasan meski ponsel yang bersangkutan dalam keadaan aktif.