Pj Walikota Metro Chrisna Putra Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional

Pj Walikota Metro Chrisna Putra bersama Kepala Kejari Metro, Kapolres Metro dan Ketua DPRD Metro memantau harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, Senin (28/12). METRO, Teraslampung.com — Untuk mengetahui stabilitas harga  dan...

Pj Walikota Metro Chrisna Putra Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional
Pj Walikota Metro Chrisna Putra bersama Kepala Kejari Metro, Kapolres Metro dan Ketua DPRD Metro memantau harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, Senin (28/12).

METRO, Teraslampung.com — Untuk mengetahui stabilitas harga  dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang perayaan tahun baru 2016, Pj. Walikota Metro Achmad Chrisna Putra dan anggota  Fokorpimda memantau  harga sembako di beberapa pasar di Metro, Senin (28/12). Chrisna dan rombongan antara lain menyambangi para pedagang di pasar tradisonal Sumbersari dan Margorejo.

Pj. Walikota Metro Achmad Chrisna Putra yang langsung turun ke pasar tradisional didampingi didampingi Ketua DPRD Metro, Kapolres Metro, Kejari Metro, Kasat Pol PP, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Dinas Pasar Metro.

Menanggapi kondisi yang ada di pasar tradisional Pj. Walikota Metro Achmad Chrisna Putra menginstruksikan kepada instansi terkait untuk melakukan upaya agar harga sembako tetap stabil, serta selalu memonitoring persediaan sembako yang ada di pasar hingga cukup sampai menjelang Tahun Baru 2016 nanti.

Ketua DPRD Anna Morinda mengatakan, kenaikan harga sembako tersebut tidak terlalu signifikan. Kenaikan harga di 2 pasar tradisional ini sudah biasa terjadi menjelang akhir tahun.

“Hal ini dikarenakan banyaknya permintaan dari para konsumen, kenaikan harga tersebut juga masih dalam tahap wajar. Dan untuk masyarakat saya harapkan untuk merayakan tahun baru dengan sederhana,” ujar Anna Morinda.

Bagi masyarakat juga tidak perlu khawatir karena jumlah pasokan cukup hingga akhir tahun 2015 ini. Kepada para pedagang, Chrisna Putra berharap tidak menimbun barang dagangannya dan tidak menaikkan harga sembako terlalu tinggi.