Kopi Pagi

Pokemon Go dan Kenaikan Pungli

Fadli Pangestu* RIP Pokemon Go 2016-2016: eksis hanya beberapa bulan, tapi he...

Debat Mak Kenyot Wonder Women dengan Mukidi

Ahmad Yulden Erwin Mak Kenyot sudah lama kebelet ingin ikut nyalon pilkada di...

Rizal Ramli, Pemain Bola, dan Cornelia Agatha

Fadli Pangestu Pada 27 Juli 201,  saat reshuffle kabinet dilakukan, Rizal Ram...

Kementerian “Jaga Lawang”

Dwidjo U. Maksum Menyaksikan keharuan-keharuan akibat berhenti di tengah jala...

Jokowi dan Resoles

Sunardian Wirodono Barusan saya ditelpon Jokowi. Bagaimana reshuffle kali ini...

Plato Itu Keponakan Surya Paloh atau Jusuf Kalla?

Rusdi Mathari Bulan lalu, harga gabah kering panen di tingkat petani sudah n...

Tuan Ahok Masih Bilang “Ngaco”

Tomi Lebang Sebelum melangkahi ambang pintu gedung komisi itu, ia masih sem...

Kopi Sore: Koppig Kau, Tuan Presiden. Keras Kepala K...

Tomi Lebang Duduk di puncak singgasana, dengan telunjuk yang bisa mengharu-...

Soal Corong

Dahlan Iskan Mungkin ada yang mengira saya akan minta Jawa Pos Group untu...

Dahlan

Puthte EA* Saya tidak kenal Dahlan Iskan. Tidak pernah bertemu muka den...

Mengajar dan Mendidik

Eko J. Saputra  SAYA kemarin kedatangan seorang sahabat. Sahabat i...

Filsafat Media

Asarpin* “Apa perbedaan antara cinta dan media?” tanya seorang cowok ke...

Presiden yang Tertukar

Hermawan Aksan* SELALU ada yang lucu dan menggemaskan dari postingan&nbsp...

Benarkah Dunia tidak Adil?

Eko J. Saputra SAMBIL menulis status di beranda FB, saya kadang membaca sta...

Rambut Sang Nabi

Asarpin* Seandainya The Satanic Verses terbit hari ini, barangkali gaun...

Neruda, Kegelapan, dan Taman Bunga

Asarpin* –untuk Ahmad Yulden  Erwin Barangkali tak ada pe...